Teknologi Pertanian yang Cocok Diterapkan di Indonesia

Teknologi Pertanian di Indonesia
Teknologi Pertanian di Indonesia

Pertanian menjadi pekerjaan yang banyak digeluti di Indonesia. Sebagian besar nenek moyang penduduk Indonesia dulunya berprofesi sebagai petani. Ada yang sampai sekarang masih melanjutkan profesi nenek moyang mereka dan ada pula yang sudah beralih ke profesi yang lainnya.

Dalam bidang pertanian, banyak juga yang menyekolahkan anak mereka ke sekolah bidang pertanian. Dengan sekolah di bidang pertanian diharapkan dapat memperbaiki pertanian yang ada. Dengan belajar di bidang pertanian, pastinya akan menghasilkan banyak siswa dan siswi terpelajar yang dapat melakukan penelitian untuk mengembangkan pertanian.

Di Indonesia, komoditas pertanian yang paling banyak adalah beras dan umbi-umbian. Sudah sejak dahulu pertanian padi menjadi pokok utama pekerjaan sebagian petani di Indonesia. Banyak petani yang menanam padi dengan cara tradisional, mereka membajak sawah dengan kerbau maupun sapi, menanam padi dengan sistem manual dan memanen padi dengan ani-ani.

Dalam mengolah biji padi agar siap di masak pun banyak orang yang masih menggunakan media yang masih tradisional dan terbuat dari kayu. Sedangkan untuk menggilingkan biji padi, mereka berbondong-bondong menuju tempat penggilingan padi yang bisanya hanya ada satu di sebuah desa maupun kampung. Tentu saja semua cara ini tidak efektif dan efisien untuk menanam padi.

Maka dari itu banyak inovasi baru yang dikeluarkan untuk membantu permasalahan tersebut agar penanaman padi menjadi lebih mudah dan tentunya menghemat waktu. Petani Indonesia membutuhkan sebuah teknologi yang dapat menunjang pekerjaan yang mereka lakukan, contohnya dengan menggunakan berbagai mesin dalam melakukan pekerjaan tani mereka. Ada berbagai jenis mesin yang dapat digunakan dalam penanaman padi berikut ini penjelasan mengenai mesin-mesin tersebut dan mesin ini, juga cocok digunakan di pertanian Indonesia.

1. Traktor

Untuk membajak sawah tidak harus menggunakan tenaga hewan lagi, sekarang dengan mesin Traktor sawah yang akan Anda tanami sudah terolah dengan baik tanahnya. Anda tidak perlu juga mencangkul sawah yang Anda miliki, karena selain untuk menggempur tanah yang keras Traktor juga memiliki fungsi seperti cangkul yang membuat tanah tertata dengan rapi. Traktor sendiri memiliki dua jenis yaitu Traktor untuk tanah kering yang memiliki dua roda dan Traktor untuk tanah basah dan berlumpur dengan roda rantai.

Dengan bentuk yang kecil dan hanya sebesar mobil mini, membuat Traktor lebih mudah dalam penggunaannya. Selain itu untuk penyimpanan juga tidak memakan banyak tempat. Dengan mengunakan Traktor petani dapat lebih menghemat tenaga untuk mengolah tanah yang akan mereka tanami tanaman padi ataupun tanaman lainnya.

Selain Traktor mesin pengolah tanah lainnya juga ada seperti Rotavator yang biasanya digunakan untuk mengolah tanah pada tahapan pertama dan kedua. Sistem yang bekerja pada Rotavator adalah pencacahan, pemotongan dan membolak-balikkan tanah yang diolah. Rotavator biasanya digunakan untuk merapihkan tanah, memperbaiki tatanan air dan menghilangkan hama rumput yang mengganggu tanaman padi.

Ada juga pengolah tanah yang di sebut dengan nama Bajak Singkal, kegunaan Bajak Singkal sendiri untuk membolak-balik tanah yang akan diolah. Bajak Singkal memiliki dua jenis dalam sistem kerjanya, ada Bajak Singkal yang bisa membolak-balik dalam satu arah dan ada pula Bajak Singkal yang bisa membolak-balik dalam dua arah.

2. Mesin Garu

Mesin Garu memiliki dua jenis dengan kegunaan yang berbeda. Yang pertama adalah Garu sisir yang biasanya digunakan untuk menghancurkan tanah yang masih berupa gumpalan dalam sebuah sawah yang basah dan berlumpur agar rata dan gempur. Jenis mesin Garu yang kedua adalah Garu piring, Garu ini bisa membersihkan rumput yang ada di lahan sawah dan juga bisa digunakan sebagai alat untuk menutup benih yang sudah disebar di lahan sawah yang ditanami padi. Dengan adanya Garu ini, membuat penanam padi dan perawatannya lebih mudah dan dalam waktu yang singkat. Hanya cukup menggunakan mesin Garu ini, Anda tidak perlu lagi bersusah payah membersihkan hama rumput pada lahan sawah dengan membersihkan secara manual.

3. Mesin Penanam

Menanam tanaman pertanian sekarang tidak perlu lagi dilakukan secara manual dan ditanam satu-satu. Mesin penanam ada untuk digunakan petani menanam padi di lahan sawah Anda. Dengan mesin penanam padi ini membuat Anda lebih mudah dalam mengerjakan penanaman padi, waktu yang dibutuhkan dalam penanaman menjadi lebih singkat dan cepat daripada menanam padi dengan cara manual. Tenaga yang Anda keluarkan juga bisa tersimpan lagi dengan menggunakan mesin penanam padi ini.

Selain mesin penanam padi ada juga jenis mesin penanam jagung dan mesin penanam kentang. Dengan begitu banyak mesin penanam tanaman yang ada ini membuat petani lebih cepat dalam menanam tumbuhan pertanian mereka. Setiap mesin penanam padi, jagung dan kentang memiliki bentuk yang berbeda-beda, sesuai dengan lahan pertanian yang akan digunakan untuk menanam tanaman.

4. Mesin Pemanen

Jika sebelumnya terdapat mesin penanam, maka sekarang ada juga mesin pemanen. Pada pertanian padi, mesin pemanen ini bekerja dengan sistem memangkas Batang padi dan batang tersebut langsung masuk ke dalam mesin, lalu di dalam mesin batang padi dan biji padi akan di giling untuk dipisahkan, jadi saat keluar biji dan batang padi sudah dalam keadaan terpisah. Satu mesin untuk dua pekerjaan, mesin ini benar-benar membantu para petani dalam memanen tanaman padi mereka.

Tidak perlu lagi memotong dan memisahkan padi dari batangnya secara manual, dengan begitu waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat lagi dan pastinya tenaga Anda akan tersimpan kembali dengan Anda menggunakan mesin pemanen padi ini. Tidak hanya untuk tanaman padi, ada banyak mesin pemanen yang juga dapat digunakan oleh para petani yaitu mesin pemanen kacang, kentang dan tebu.

Sistem yang bekerja pada mesin-mesin pemanen tersebut tentunya berbeda-beda, sesuai dengan tanaman yang akan dipanennya. Alat pemanen padi sekarang sudah mulai banyak digunakan di Indonesia, para petani juga sudah mulai menggunakan teknologi yang semakin maju dan berkembang dengan pesat.

5. Gilingan Padi (Selepan Padi)

Sekarang banyak terdapat Gilingan padi yang dapat dijalankan di manapun. Gilingan padi ini biasa disebut dengan Gilingan padi keliling, di mesin padi ini dilengkapi dengan roda dan mesin motor yang dapat menggerakkan Gilingan padi. Mekanismenya seperti gerobak untuk mesin gilingan padi namun memiliki mesin motor yang membuatnya bisa bergerak tanpa mengeluarkan tenaga.

Mesin Gilingan padi ini, juga bisa dibawa ke lahan sawah yang kering, sehingga semua proses produksi padi mulai dari penanaman sampai dengan menjadi beras jadi bisa langsung dilakukan di lahan sawah Anda.

Anda tidak perlu lagi sibuk mengantri untuk mengiling padi Anda yang sudah kering, cukup dengan mesin Giling padi yang besarnya hanya sekitar mobil mini ini, Anda sudah bisa mengubah biji padi Anda menjadi beras siap masak. Karena di Indonesia hanya ada sedikit tempat untuk menggiling padi, maka jika Anda menggunakan mesin penggiling padi ini, Anda akan lebih mudah dalam menggiling padi yang Anda miliki.