Kosongan – Selamat sore untuk semua sahabat Kosongan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan review terhadap movie anime yang telah rilis BD-nya beberapa minggu lalu yakni, Chuunibyou demo Koi ga Shitai!: Take One Me.

Bagi kamu yang tidak tau, Chuunibyou demo Koi ga Shitai: Take One Me merupakan movie kedua yang rilis pada bulan Februari 2018. Cerita di Chuunibyou demo Koi ga Shitai: Take One Me lebih berfokus mengenai pelarian antara Yuuta dan Rikka karena menentang keputusan dari Touka, kakak dari Rikka.

Lebih lanjut, kisah mereka disini lebih konyol dan akhirnya mereka berdua bisa melakukan apa yang biasanya dilakukan oleh para pasangan. Dimulai dari persiapan mereka melarikan diri, hingga rintangan yang mereka dapati dan keputusan dari Rikka pada menit terakhir. Penasaran? Yuk kita simak review kali ini. Tapi sebelum itu, jika kamu punya anime yang ingin di review silahkan komentar dibawah.

Biar nggak makan waktu lama yuk kita mulai review kali ini.


Detail:

Judul Anime

JudulChuunibyou demo Koi ga Shitai! Take On Me
Jepang映画 中二病でも恋がしたい! -Take On Me
LainnyaEiga Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Take On Me

Detail

TipeMovie
StatusSelesai Tayang
Musim PerdanaWinter 2018
Tayang06 Jan 2018
Total Episode1
Durasi2 jam
RatingRemaja
GenreComedy, Drama, Romance, School, Slice of Life
StudioKyoto Animation
Lisensi
Produser
Websiteanime-chu-2.com
Skor10

Sinopsis:

Ketika dirinya masih SMAP, Yuuta pernah mengidap sebuah sindrom bernama Chuunibyou, dan dirinya percaya bahwa ia mempunyai kekuatan supernatural dan memanggil dirinya sebagaia “Dark Flame Master”. Setelah melihat semua itu, Yuuta pun sadar bahwa dirinya sangat memalukan saat itu. Ketika masuk di SMA, dirinya mulai menjalani kehidupan normal dan menjauh dari tempat tinggalnya dulu.

Walaupun begitu, dirinya tak bisa lepas begitu saja dari hal berbau Chuunibyou. Karena di SMA, ia bertemu dengan Rikka, seorang gadis cantik pengidap sindrom Chuuniyou. Yuuta pun mencoba menjauh dari Rikka namun tak bisa.

Di Take On Me sendiri menampilkan cerita baru di mana Yuuta dan Rikka berada di tahun ketiga SMA mereka. Suatu hari di liburan musim semi, Touka menyatakan bahwa dia akan membawa Rikka ke Italia bersamanya, karena pekerjaannya telah stabil di sana dan berpikir mereka harus bermigrasi bersama sebagai sebuah keluarga.

Selain itu, Touka juga merasa khawatir karena Rikka belum tentu masuk Universitas di Jepang. Melihat hal itu, teman satu klbunya pun menyarankan Yuuta dan Rikka untuk kawin lari agar Rikka tak dibawa pergi oleh Touka. Lantas drama pelarian mereka pun dimulai.


PV


Jalan Cerita:

Awal cerita dari movie ini dibuka dengan remedial Rikka. Pada remedialnya tersebut ia dibantu oleh Yuuta. Setelah berhasil menyelesaikan kelas Remedial, Rikka pulang kerumah namun mendapati barangnya telah dikosongkan dari apartemen milik Yuuta.

Melihat hal itu mereka bergegas untuk masuk kedalam dan melihat semua hal tersebut. Lantas mereka kebingungan dan Touka pun datang untuk menjelaskan bahwa dirinya akan membawa Rikka ke Italia. Mendengar hal itu Yuuta merasa kaget dan bertanya mengapa dirinya melakukan hal tersebut.

Touka menjawab bahwa dirinya akan lebih nyaman jika Rikka juga ada disana. Setelah menjelaskan kepada Rikka dan Yuuta, ia pun pergi dari rumah Yuuta. Setelah mendengar apa yang Touka katakan, Yuuta mencoba untuk mengatasi hal tersebut dengan membuat Touka tidak khawatir jika Rikka ada dirumah mereka. Namun hasilnya tidak memuaskan.

Lantas mereka meminta bantuan dari Kumin-senpai, Nibutani, Dekomori, Sichimiya untuk memberikan solusi. Dan solusi yang mereka dapat adalah agar mereka melakukan kawin lari untuk menghindari dibawanya Rikka ke Italia.

Mendengar hal itu mereka pun langsung setuju dan bernagkat besok paginya. Setelah mengetahui bahwa Yuuta dan Rikka kawin lari, Touka mulai mnegintrogasi Nibutani, Kumin, dan Dekomori. Mereka memberikan alasan bahwa dirinya berusaha untuk mencegah hal tersebut, namun sangat disayangkan bahwa Touka sudah menyimpan alat perekam dan bisa mendengar kejadian langsungnya.

Melihat hal itu, Touka pun memberikan Blackmail ke Dekomori dan Nibutani agar bisa mendapatkan Rikka kembali, bagaimanapun caranya. Jika tidak maka aib mereka akan disebar di sekolah maupun di Internet.

Semua kisah tersebut langsung dimulai.

Melihat alur cerita diatas, keliling Jepang menjadi lebih mengasyikkan karena detail dari setiap daerah yang mereka kunjungi juga dibahas. Selain itu, terdapat juga adegan ketika Rikka merasa polos dengan memasuki Hotel Istana yang sebenarnya itu adalah Hotel Cinta/ Prostitusi.

Secara singkat sih alur cerita yang mereka berikan sudah mengobati kerinduan saya terhadap serial ini.


Karakter:

Karakter yang ada di seri ini begitu baik banget. Walaupun durasinya begitu pendek, namun mereka semua kebagian durasi dan tentunya peran mereka begitu sentral. Sifat dari masing-masing karakter juga tidak terlalu jauh dari sebelumnya. Cuman terdapat perubahan pada Rikka dan Yuuta yang menyadari bahwa dirinya harus melakukan apa untuk kedepannya.

Semua hal itu akan dibahas pada menit-menit terakhir dari seri ini. Jadi siapkan tisu atau apalah untuk melihat betapa bahagianya mereka berdua di menit terakhirnya.


Art:

Ditangani oleh Kyoto Animation membuat seri ini memiliki kualitas art yang begitu luar biasa. Grafis yang mereka perlihatkan dapat memanjakan mata kamu. Selain itu, kehalusan serta penggunaan efek begitu terlihat di beberapa adegan penting.

Adegan pertarungan Chuuni mereka juga begitu wah banget dan terlihat seperti anime fantasy. Secara keseluruhan sih, movie kali ini mengalami peningkatan dari grafisnya loh.


Musik:

Bagian yang begitu penting pada seri ini yakni OST. OST yang mereka hadirkan begitu hentakan yang hebat. Untuk lagu openingnya sendiri dinyanyikan oleh ZAQ dengan judul Journey dan Endingnya berjudul Kokoro no Name yang dinyanyikan oleh ZAQ.

Sama seperti sebelumnya, musik yang mereka hadirkan begitu bagus untuk didengar. Lantunan musik yang indah dan begitu selow membuat kita serasa berada di sebuah tempat yang penuh dengan bunga.


Nah sahabat Kosongan itulah review kami terhadap movie anime Chuunibyou demo Koi ga Shitai!: Take One Me. Jangan lupa setelah ini kami akan menghadirkan beberapa review lagi nantinya. Jadi jangan sampai ketinggalan yah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.