Review Film Annihilation: Fiksi Ilmiah Dengan Teori Alam Menarik

review_annihilation.4

Kosongan – Annihilation adalah salah satu Original Netflix Movie yang rilis pada tanggal 29 Mei 2018 lalu. Film ini disutradarai oleh Alex Garland, jenius dibalik film fiksi ilmiah, Ex Machina (2014). Annihalition merupakan film bergenre fiksi ilmiah yang banyak diperbincangkan oleh pakar dan pecinta film stelah rilis di Netflix. Bukan sekedar film fiksi ilmiah, Annihilation mengangkat kisah yang original tentang sebuah area misterius di mana hukum alam tidak berjalan dengan semestinya.

Dibintangi dengan aktris kawakan, Natalie Portman, film ini semakin menarik bagi para penikmat film. Dan memang, Annihilation merupakan film yang patut diberi apreasiasi sebagai salah satu film terbaik 2018. Simak review film Annihilation berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut.

Sinopsis Annihilation

Lena (Natalie Portman) seorang biologist dan juga mantan tentara yang juga mahir memegang senjata dan tahu cara bertahan hidup. Setelah hampir setahun tidak memberikan kabar, Kane (Oscar Isaac), suami Lena akhirnya kembali ke rumah dari sebuah misi rahasia. Namun Lena menyadari ada yang aneh dengan suaminya, ia tampak linglung dan akhirnya mengalami pendarahan hebat.

Dalam perjalanan menuju rumah sakit, mereka dicegat oleh pasukan bersenjata dan membawa mereka berdua menuju Area X. Dari situ, Lena mengetahui bahwa suaminya sebelumnya menjalankan sebuah misi berbahaya di sebuah lokasi yang dikelilingi cahaya dan disebut sebagai Shimmer. Tidak ada yang tahu apa yang mungkin terjadi dalam Shimmer, karena setiap kali para penelit mengirim pasukan, tak ada satu prajurit pernah kembali kecuali suami Lena.

Untuk mengetahui apa yang terjadi dengan suaminya, Lena pun mengajukan diri untuk mengikuti ekspedisi berikutnya bersama beberapa wanita lainnya; Dr. Ventress (Jennifer Jason Leigh), Anya Thorensen (Gina Rodriguez), Josie Radek (Tessa Thompson), dan Cass Sheppard (Tuva Novothy).

Review Film Annihilation

Alur Dan Pengembangan Cerita

review_annihilation.1

Annihilation merupakan film fiksi ilmiah dengan ide cerita original khas Alex Garland. Sutradara satu ini nampaknya cukup menjanjikan untuk karya-karya ke depannya yang bergenre fiksi ilmiah dengan ciri khasnya sendiri.

Annihilation merupakan film tentang sebuah area misterius yang disebut dengan Shimmer, dimana hukum alam tidak berjalan semestinya dan alat komunikasi apa pun tidak berfungsi di sana. Kisah di bangun secara pertahap dengan banyak misteri yang membuat kita bertanya-tanya dan juga ikut penasaran; apa sebetulnya yang terjadi di dalam Shimmer?

Banyak orang teringat oleh Arrival (2016) ketika menonoton Annihilation, namun film satu ini bisa dibilang melampaui Arrival karena objektifnya yang lebih jelas. Bagi kamu yang menyukai film bertema ekspedisi alien yang menegangkan, film ini memberikan kengerian yang tak akan pernah kamu temukan di film bertema alien lainnya. Dan yang terpenting, pertanyaan yang muncul pada awal cerita terjawab pada akhir cerita. Meski disampaikan dengan cara yang akan membuat otak kamu harus bekerja keras untuk mencernah arti dari cerita dan apa yang sebenarnya telah terjadi.

Alex Garland memang suka menciptakan kisah dengan akhir yang cukup ambigu dan membuat para penonton memperdebatkan hal tersebut. Ada berbagai teori alam yang imaginatif namun tetap masuk akal dan dapat diterima jika memang hal tersebut terjadi. Jika memang ada alien dengan wujud seperti itu. Memang ada jawaban yang benar, namun sang sutradara memberi kebebasan bagi para penonton untuk mengintepretasikan cerita yang telah ia buat.

Desain Karakter

review_annihilation.2

Akting Natalie Portman sudah tidak perlu ditanyakan lagi, pemenang Oscar satu ini berhasil menjadi figur Lena yang cerdas dan memiliki tingkat rasionalitas yang paling stabil diantara para karakter lainnya yang bergabung dalam ekspedisi. Setiap karakter lainnya juga memiliki latar belakang masing-masing yang membuat mereka memiliki kepribadian berbeda. Namun memang untuk pengembangan karakter di fokuskan pada Lena secara konsisten dari awal hingga akhir film.

Setiap karakter yang menjalani ekspedisi memiliki masalah kehidupan masing-masing yang secara tidak langsung mempengaruhi mereka untuk mengajukan diri dalam misi ekspedisi berbahaya tersebut. Setiap karakter juga memiliki tujuan masing-masing, ada yang bersifat ambisius ada pula yang memiliki alasan bersifat filosofis. Tiap karakter juga mempengaruhi aura cerita yang terasa mistis dan misterius.

Visual Dan Cinematografi

review_annihilation.3

Cinematografi dalam film Annihilation juga patut diberi point tinggi karena tampak begitu profesional dan berhasil mengangkat vibe film bergenre fiksi ilmiah. Mulai dari pemilihan filter dan pencahayaan yang nampak dramatis pada beberapa scene. Untuk editing dan peralihan scene mungkin memang tidak terlalu superb, keunggulan lebih nampak pada konsistensitas tone warna yang digunakan dan desain visual yang tak kalah hebat.

Dedikasi sutradara dan crew terlihat sangat jelas dengan desain latar alam di area shimmer yang tidak setengah-tengah. Dalam suasana yang mencekam dan menegankan, kamu akan melihat berbagai visual yang indah dan unik. Mulai dari tumbuhan-tumbuhan yang bermutasi, hewan-hewan langkah, dan penampakan panorama lainnya yang indah namun juga memberikan kesan horror secara bersamaan. Detil pada desain latar film ini juga mendukung cerita fiksi ilmiah yang tampak totalitas jika digabungkan dengan teori yang ingin diangkat dalam film ini.

Desain latar dan visual pada film Annihilation akan membuat kamu semakin kagum seiring semakin dalam kamu melihat para karakter menelusuri shimmer. Selalu ada hal menarik yang indah maupun mengerikan yang bisa kamu lihat dan temukan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.