Kosongan – Selamat malam untuk semua sahabat Kosongan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit review kepada anime yang merupakan salah satu serial favorit saya yakni, Urara Meirochou.

Bagi kalian yagn tidak tau, Urara Meirochou merupakan anime yang bisa dikatakan sebagai salah satu anime dengna plot cerita yang cukup unik karena mereka lebih uska menghadirkan keimutan dibandingkan dengan sebuah konflik.

Tentu saja hal itu menjadi nilai tambah dari anime ini. Biar kalian tidak penasaran mengenai anime ini, maka dari itu yuk simak baik-baik review kali ini.


Detail Anime:

Judul Anime

JudulUrara Meirochou
Jepangうらら迷路帖

Detail

TipeTV
StatusSelesai Tayang
Musim PerdanaWinter 2017
Tayang06 Jan 2017 – 24 Mar 2017
Total Episode12
Durasi24 menit
RatingRemaja
GenreComedy, Seinen, Slice of Life, Fantasy
StudioJ.C.Staff
LisensiSentai Filmworks
ProduserTBS, BS-TBS, NBCUniversal Entertainment Japan, Magic Capsule, Houbunsha, Nichion
Websitewww.tbs.co.jp/anime/urara
Skor7.4

PV


Sinopsis:

Anime ini menceritakan tentang sebuah kota labirin bernama Meiro-machi. Dimana di kota ini dipenuhi oleh para peramal. Di kota tersebut, terdapat sebuah toko ramalan bernama Urara. Urara sendiri sering memberikan berbagai inspirasi kepada para gadis untuk menjadi peramal.

Di anime ini akan menceritakan karakter bernama Chiya, seorang gadis yang telah dibesarkan di Gunung dan datang ke kota dengan tujuan yang sangat misteri. Selain itu, ia juga bertemu dengan Kon yang sangat serius dalam suatu hal, serta Koume yang sangat menyukai berbagai hal budaya Barat dan si pemalu Nono. Lantas bagaimana kisah mereka selanjutnya?


Jalan Cerita:

Jika kalian melihaht anime ini akan ada hal yang sangat Concern ketika kalian menonton seri ini. Saya susah BUANGET untuk mengabaikan kemiripannya dengan salah satu serial anime unyu-unyu yang pernah di-review di sini, GochiUsa.

Yah bisa dikatakan anime ini memberikan adaptasi manga yang sangat sesuai dan memberikan gerak lucu-lucu.

Urara Meirochou ini memiliki konsep cerita yang lumayan unik. Di mana sang karakter utama datang ke Kota Labirin (Meirochou) untuk mencari sosok ibunya. Padahal, kalau dilihat sebenarnya banyak gadis berusia 15 tahun datang ke Labirin sengaja karena untuk menjadi Urara. Tapi berbeda dengan Chiya, sang karakter utama.

Dia bahkan enggak tahu apa itu Urara. Urara adalah peramal yang memiliki kekuatan untuk meramal yang kebanyakan hidup di dalam Kota Labirin. Karena memang bila hidup di luar kota tersebut, biasanya akan dianggap aneh dan berbeda dari yang lain. Diperjalanannya, Chiya bertemu Kon Tatsumi.

Kon adalah gadis berusia 15 tahun juga yang memang sengaja datang ke Kota Labirin untuk menjadi Urara. Lalu bertemu lagi dengan Koume Yukimi yang memiliki tujuan sama seperti Kon. Nah, kebetulan untuk masuk ke dalam Kota Labirin itu tidak mudah. Chiya sendiri masuk ke dalam juga tidak asal.

Dia disuruh kerabatnya di hutan untuk membawa surat pengantar Natsume-ya. Begitu juga dengan Kon dan Koume. Natsume-ya merupakan kedai teh yang di mana semua kedai teh dalam Kota Labirin menerima Urara untuk berlatih atau sebut saja belajar untuk menjadi Urara. Natsume-ya sendiri tempat pelatihan Urara peringkat 10.

Sesuai dengan distrik di dalam kota. Ada 10 distrik dan memiliki aturan di mana Urara peringkat 10 tidak boleh masuk ke dalam distrik 9, 8, 7, dan seterusnya. Kecuali kalau mereka sudah menjadi Urara peringkat 9, baru boleh keluar-masuk distrik 9 maupun 10.

Di Natsume-ya Chiya, Kon, dan Koume dipertemukan dengan guru mereka, namanya Bu Nina Natsume, dan adiknya yang juga akan ikut belajar bersama mereka yang bernama Nono Natsume.

Tentu saja cerita yang mereka hadirkan akan sangat menghibur loh. Tak ada konflik berarti ketika saya menonton seri ini.


Karakter:

  • Chiya

Chiya sendiri karena tujuan awal memang mencari ibunya, jadi dia tidak punya kekuatan meramal. Dia hanya ikut menjadi murid di Natsume-ya tanpa tahu apa itu Urara. Untungnya ketiga temannya sangat mendukung dan membantu Chiya dalam menghadapi kesulitan.

Dan meskipun tidak bisa meramal. Karena memang karakter utama, Chiya ini memiliki kemampuan yang tidak dimiliki teman-temannya. Yaitu bisa melihat hantu. Hantu di sini maksudnya Dewa. Yap, di Kota Labirin dipercaya banyak Dewa.

Malahan para Urara sendiri bisa meramal karena dipinjami kekuatan oleh para Dewa. Nah inilah yang membuat Chiya spesial. Kon yang mengetahuinya bahkan sampai iri. Dia sudah belajar di rumah sebelum datang ke Kota Labirin, tapi dia merasa kalah sama Chiya yang datang ke Kota Labirin tanpa tahu apa-apa tapi bisa melihat bertemu Dewa.


  • Kon Tatsumi

Lalu Kon Tatsumi. Dia gadis paling cerdas. Soalnya kalau ujian selalu betul semua. Hanya saja, dia ini baru pertama kali punya teman. Sebelum datang ke Kota Labirin, dia ini selalu mengurung diri di perpustakaan di rumah cuma buat belajar jadi Urara. Tapi kalau ada apa-apa, dia paling bisa diandalkan.


  • Koume Yukimi

Koume Yukimi, dia datang ke Kota Labirin bukanlah tanpa alasan. Memang untuk menjadi Urara, tapi alasan menjadi Urara karena untuk bertemu dengan penyihir. Dulu, dia berteman dengan penyihir dari Perancis, lalu karena alasan tertentu penyihir itu pergi.

Dan Koume pun berkeinginan menjadi penyihir paling hebat biar bisa bertemu lagi dengan sang penyihir. Tapi karena penyihir itu sangat tabu, jadi Koume memutuskan untuk menjadi Urara paling hebat dan datang ke Kota Labirin.


Art:

Meski tidak ada yang seketika terasa istimewa, audio visual di anime ini cukup bagus. Animasi di semua adegan selalu terjaga pada level yang memuaskan, dan voice-acting para tokohnya juga berhasil mewakili karakter mereka masing-masing dengan sempurna. Jika menilainya hanya berdasarkan kualitas penyajian yang tampak di permukaan, anime ini merupakan tontonan yang senantiasa menyenangkan untuk dilihat


Musik:

Lagu Pembuka: Yumeji Labyrinth 「夢路らびりんす」 oleh Labyrinth 「らびりんず」 [Chiya (Sayaka Harada), Kon (Kaede Hondo), Koume (Yurika Kubo), Nono (Haruka Yoshimura)] dan Lagu Penutup: go to Romance>>>>> oleh Luce Twinkle Wink☆.

Untuk lagu pembuka sendiri saya sudah lihat MV-nya. Keren, lo. Yang nyanyi para seiyuunya. Dan gara – gara lihat seiyuunya, saya jadi suka sama Koume Yukimi. Suara makin imut kalau sambil lihat Mbak Yurika Kubo.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.