Kosongan – Selamat malam untuk semua sahabat Kosongan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan review untuk anime yang memiliki genre Musik yakni, Tari Tari.

Gak diragukan lagi, Anime bertema musik ini adalah salah satu anime terbaik tahun 2012. Formulanya klasik, yaitu Slice of Life dan School. Jangan tertipu! Anime ini adalah salah satu anime dengan setting dan tema biasa – biasa aja, namun mampu diolah dengan amat sangat baik di tengah serbuan anime – anime yang mengandalkan tema Ecchi, Harem, Loli, dan Moe. Seperti halnya makanan, anime ini menggunakan bahan utama yang biasa-biasa aja, namun mereka mampu menciptakan rasa yang kuat banget.

Memiliki berbagai plot serta konflik membuat seri ini menjadi favorit saya. Biar kalian lebih mengerti, yuk simak reviewnya berikut ini.


Detail Anime:

Judul Anime

JudulTari Tari
Jepangタリ タリ

Detail

TipeTV
StatusSelesai Tayang
Musim PerdanaSummer 2012
Tayang01 Jul 2012 – 23 Sep 2012
Total Episode13
Durasi24 menit
RatingRemaja
GenreMusic, School, Slice of Life
StudioP.A.Works
LisensiSentai Filmworks
ProduserBandai Visual, Dentsu, Sotsu, Lantis, Pony Canyon, Showgate, Good Smile Company
Website
Skor8

PV


Sinopsis:

Meski telah menjalani tahun terakhirnya di SMU, akibat kesalahan fatal yang dia lakukan tahun lalu, Miyamoto Konatsu tidak juga diizinkan tampil bersama paduan suara sekolahnya. Dia akhirnya memutuskan membentuk klub sendiri, namun untuk itu dia membutuhkan empat orang lagi sebagai anggota.

Maka, Konatsu pun berusaha mengajak bergabung Sawa yang sedang resah dengan masa depannya di olahraga berkuda, Wakana yang sudah meninggalkan segala hal tentang musik, Taichi yang sementara mempersiapkan diri tampil di turnamen badminton, dan Atsuhiro yang baru saja pindah dari Wina.


Jalan Cerita:

Berbicara pada hal pertama di mana anime ini menghadirkan plot yang sederhana dan dieksekusi dengan begitu indah, namun sangat datar. Tidak ada pola alur yang begitu baugs yang membuat saya heboh di dalama anime ini. Dalam artian anime ini memberikan kesan yang kurang manis.

Kalau bisa, saya leboh suka memberikan analogi dimana Tari Tari mencoba menyusun puzzle dibandingkan untuk membuat emosi penonton. Yah meski di beberapa titik saya tetep aja terharu karena eksekusinya yang bagus  Buat saya, itu adalah masalah yang cukup mengurangi nilai Tari Tari di mata saya, karena nggak berhasil ngaduk-ngaduk emosi lebih banyak lagi padahal sangat berpotensi untuk itu. Selain itu, saya juga cukup menyarankan bagi penonton agar lebih memahami hal rumit di anime ini.

Kedua, cerita dari anime ini sangat mudah ditebak. Mereka mencoba resiko lain dari sebuah plot dimana mereka sangat kurang untuk elemen surprising. Saya tersentuh ketika mereka nyanyi atau bagian-bagian berbau drama, tapi semuanya itu udah bisa saya tebak kalo bakal keluar, bahkan sebelum episodenya ditonton. Entah karena memang saya sudah bosa tebal, atau memang gampang ditebak.

Jika berpikir secara logis, mereka lebih menghadirkan konflik yang tak kunjung bisa menyelesaikan suatu masalah. Justru mereka lebih memfokuskan diri terhadap apa yang bisa mereka jelaskan saja. Tentu saja itu belum menambah point pentingnya.


Karakter:

  • Miyamoto Konatsu

Karakter dengan tipikal genki-girl alias optimistik ini sangatlah ceria, dan besemangat. Ia memutuskan untuk membuat sebuah vokal grup karena sanksi yang ia terima. Konasu sendiri keluar dari klub paduan suara.

Lantas mengapa dia tidak boleh nyanyi lagi? Karena dia sempat bikin malu klub tersebut tahun lalu. Bisa dikatakan kalau dia adalah sebuah baterai di anime ini. Mungkin begini kasarnya: “Gue mikir begini, langsung hajar bleh! Masalah sih urusan belakangan, pokoknya pasti bisa!”


  • Sakai Wakana

Semenjak ditinggal mamanya, Wakana menjauhi segala bentuk aktivitas yang berbau musik, meskipun ibunya merupakan seseorang yang berbakat di bidang tersebut.

Ketika ia sudah melalui berbagai rintangan, dia pun memutuskan untuk bergabung ke klub musik itu.

Bisa ditebak, segala sesuatu yang menyangkut lagu dan sejenisnya sebagian besar ditangani olehnya. Bisa saya katakan kalo Wakana adalah elemen sentral dari keterkaitan plot. Gak ada dia, maka cerita ini gak jalan!


  • Okita Sawa

Karakter yang satu ini bergabung dengan klub karena ajakan dari Konatsu yang dimana mereka sebenarnya adalah teman baik ketika masih kecil. Mereka juga punya cita-cita untuk menjadi joki profesional yang dimana hal itu ditentang oleh bapakanya. Ia pun mencoba untuk bergelut dengan mimpi serta cita-citanya. Di setiap episode kita akan diperlihatkan bagaimana usaha mereka.


  • Tanaka Taichi

Tanaka Taichi merupakan cowok yang bisa dibilang sangat kurang beruntung sebab klub Badminton yang ia masuki harus berada di pintu kehancuran. Melihat hal itu, Konatsu pun mencoba untuk mengajak Taichi masuk ke klub dan berhasil.

Berkat bergabungnya dia ke dalam klub yang dibikin Konatsu (Klub Paduan Suara dan Sekali-sekali Badminton, diapun bisa mengikuti turnamen badminton yang diimpikannya.


  • Atsuhiro Maeda

Karakter yang satu ini merupakan seorang pindahan dari luar negeri dimana ia sering menjadi korban testing ketika membahas kultur Jepang. Ia hidup 12 tahun di luar negeri dan tak tahu sama sekali mengenai tempat ia tinggali.

Selain itu, ia juga punya teman masa kecil bernama Jan yang sakit-sakitan di Austria sana.


Art:

Visual yang sempurna. Meski tidak ada apapun yang secara khusus mencolok ataupun unik, animasinya mengalir lancar, background-nya mendetil dan proporsional, sementara sinematografinya selalu terasa tepat.

Ditambah alunan musik dan lagu yang indah dengan jenis yang cukup bervariasi, anime ini senantiasa mampu menimbulkan perasaan menyenangkan saat menontonnya.

Bahkan mereka yang tidak terlalu tertarik dengan ceritanyan pun akan menemukan betapa mudahnya untuk mengikuti anime ini dari awal hingga akhir tanpa pernah muncul keinginan berhenti. It’s just that enjoyable.


Musik:

Karena tema animenya adalah tentang musik (dan fokus ke temanya itu benar – benar bagus), maka jangan heran kalau kalian akan menemui banyak lagu yang indah di anime ini. Gak cuma Opening atau Endingnya, beberapa insert song yang ada pun nggak kalah bagusnya.


Nah sahabat Kosongan itulah review kami untuk anime Tari Tari. Akhir kata sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.