Kosongan – Selama sore untuk semua sahabat Kosongan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan atau review singkat terhadap anime yang menjadi salah satu seri favorit saya yakni, Glasslip.

Anime yang memulai penayangan perdananya pada 3 Juli 2014 serta diproduksi oleh P.A.Works dan disutradarai oleh Junji Nishimura ini memiliki 13 episode. Genre yang tersedia iaalah drama, romance, dan slice of life.

Biar lebih jelasnya, yuk sima baik-baik review berikut ini. Namun sebelum itu, jika kalian punya saran atau pendapat lainnya, silahkan komentar dibawah yah. Tanpa membuang waktu lama-lama, yuk ktia mulai reviewnya.


Detail Anime:

Alternative Titles

English: Glasslip
Japanese: グラスリップ

 

Information

Type: TV
Episodes: 13
Status: Finished Airing
Aired: Jul 3, 2014 to Sep 25, 2014
Premiered: Summer 2014
Broadcast: Thursdays at 22:30 (JST)
Licensors: Sentai Filmworks
Studios: P.A. Works
Source: Original
Duration: 23 min. per ep.
Rating: PG-13 – Teens 13 or older

PV


Sinopsis:

Anime ini menceritakan tokoh Touko Fukumi, seorang wanita cantik berumur 18 tahun dan seorang anak dari pengrajin kaca di prefektur Fukui. Ia sering membantu kedua orangtuanya bekerja dan dia juga sangat ahli dalam membuat kerajinan kaca dan menjadikan hal tersebut sebagai kegiatan sehari-harinya. Touko juga mempunyai impian untuk menjadi seorang pengrajin kaca profesional.

Selain itu, Touko juga memiliki 4 orang teman dekat bernama Yanagi Takayama, Yukinari Imi, Sachi Nagamiya, dan Hiro Shirosaki. Mereka berlima sering menghabiskan waktu bersama-sama.


Jalan Cerita:

Anime ini sebenarya memiliki cerita yang bermula ketika sebuah acara pesta kembang api di musim panas yang biasa dilakukan di Jepang. Touka, Yanagi, Yukinari, dan Hiro tak akan meninggalkan acara tersebut, sedangkan Sachi tak bisa ikut karena lemah fisik dan ditemani oleh salah satu dari mereka.

Mereka pun berhasil menghabiskan waktu ketika berada di sebuah festival. Namun pada akhirnya mereka berhasil memenangkan sebuah kacamata 4 dimensi yang dimana memiliki pancaran luar biasa ketika dipakai. Pada awalnya, Touko menggangap hal itu bukanlah apa-apa, namun seiring berjalannya waktu, semua hal mulai berubah.

Ketika kedatangan seorang anak laki-laki bernama Kakeru yang merupakan introvert ini sangat suka menghabiskan waktu dirinya di alam. Ia juga sangat suka untuk tidur dan menggunakan tenda di halaman rumahnya.

Bahkan orangtuanya menganggap bahwa Kakeru cukup aneh, dan dia dulu merupakan anak mami. Namun karena ibunya sering sibuk, ia pun sering berimajinasi dan disisi lain dia sering mengajak dirinya sendiri berbicara.

Suatu saat, Kakeru datang ke kehidupan Touko dan dia mengatakan bahwa ia mampu melihat masa depan dibalik sebuah kaca. Hal tersebut membuat Touko merasa terkejut dan serasa tak percaya akan hal tersebut.

Seiring berjalannya waktu, mereka berdua sangat dekat. Kakeru pun memberikan pendapatnya bahwa ia berusaha meramal masa depan. Namun berbeda dengan Touko yang merasakan bahwa pandangan dari kaca tersebut merupakan suara yang ia agak berasal dari masa depan. Bahkan ketika mereka belum bertemu, Kakeru pernah mendegar suara dari Touko.

Plot diatas merupakan sebagian cerita saja. Kalian akan dibuat penasaran dari setiap episode yang ada dan berhasil menarik penonton untuk terus menikmati seri tersebut.


Karakter:

  • Touko Fukami

Touko Fukami, seorang putri dari pengrajin kaca ini merupakan seorang siwa kelas 3 dari Hinodehama high serta anggota dari klub seni. Karakter di anime ini diperankan oleh Risa Taneda sebagai Sachi nagamiya, Saori Hayami memerankan Yanagi Takamiya, Ryota Ohsaka memerankan Kakeru Okikura, Nobunaga Shimazaki memerankan Yukinari Imi, dan Daiki Yamashita memerankan Hiro Shorosaki.

Kemungkinan mereka semua akan memerankan para murid kelas 3 di tengah-tengah masa remaja mereka.

Menurut saya setiap karakter tidak ada perkembangan sama sekali, semuanya masih terlihat misterius. Bisa saya pastikan alasan dari para penonton sangat penasaran adalah karena misteri yang ada di karakter masing-masing. Kita bisa ambil contoh, Hiro misalnya yang mendekati gadis dengan cara lucu, namun sangat berlebihan.


Art:

Saya menyukai grafis seperti ini, tidak membuat saya bosan melihatnya. Penggambaran latar belakang dan karakter disaat-saat tertentu juga  sangat bagus. Seperti beberapa diantaranya adegan terhenti dan gambar seprti sebuah lukisan.

Meski tidak selalu bertahan pada level yang sama, kualitas animasinya sudah terbilang sangat bagus dengan tingkat perhatian yang tinggi terhadap detil. Dan berbagai visual effect yang memukau semakin menjadikan anime ini terlihat istimewa.

Selain itu, masih terdapat beberapa momen yang sangat aneh, kita bisa ambil conton gambar terasa terhenti dan mengajak para penonton untuk merasakan apa yang terjadi selanjutnya. Selain itu, terdapat beberapa keanehan dimana Touko kadang-kadang digambarkan sebagai sesuatu yang agak berbeda, mulai dari emosi dan lain-lain.

Tentu saja itu sangat berpengaru terhadap penilaian dari anime ini.


Musik:

Lagu pembuka yang mereka berikan bisa dibilang sangat-sangat oke banget. Mereka mampu memberikan kesan luar biasa ketika nano.RIPE menyanyikan lagu tersebut. Terlalu tenang dan tidak ada yang membuatnya spesial, BGM juga jarang. Meski beberapa adegan terkadang muncul.

Saya juga merasa bahwa lagu opening yang dibawaakan oleh ChouChou ini sangat bagus. Ia sering menyanyikan lagu untuk anime terkenal seperti Hyouka. Ketika saya mendengar suaranya, seolah-olah dibawa masuk ke anime dan merasakan bagaimana feel-nya.  Musik lataranya juga saya sangat suka.


Nah sahabat Kosongan itulah review untuk anime Glasslip. Akhir kata sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya.