Kosongan – Selamat siang untuk semua sahabat Kosongan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit review terhadap anime yang bisa dikatakan menjadi sala hsatu favorit saya yakni, Gakuen Babysitters.

Anime ini adalah adaptasi dari manga karya Hari Tokeino dan diterbitkan oleh Hakusensha Shoujo Magazine Lala” sejak tahun 2009 dan animenya diproduksi oleh studio Brain Base untuk musim dingin 2018. Di Indonesia sendiri manga ini diterbitkan oleh m&c, sampai saat ini baru mencapai 2 Volume.

Berbagai pesan moral dengan cerita yang mereka hadirkan berhasil menghipnotis saya untuk menontonnya. Selain itu, keimutan dari para karakternya juga begitu terlihat. Biar kalian tidak penasaran, yuk kita simak reviewnya berikut ini.


Detail Anime:

Judul Anime

JudulGakuen Babysitters
Jepang学園ベビーシッターズ
LainnyaPengasuh Bayi di Akademi

Detail

TipeTV
StatusSelesai Tayang
Musim PerdanaWinter 2018
Tayang07 Jan 2018 – 25 Mar 2018
Total Episode12
Durasi23 menit
RatingRemaja
GenreSlice of Life, Comedy, School, Shoujo
StudioBrain’s Base
Lisensi
ProduserBandai Visual, Lantis, Nihon Ad Systems, Hakusensha, Banpresto, Marui Group
Websitegakubaby-anime.com
Skor9

PV


Sinopsis:

Anime ini menceritakan tentang dua saudara kakak adik yatim piatu yakni Kahisma Ryuuichi dan Kotaru Ryuuichi dimana mereka memulai kehidupan baru di asrama serta sekolah elit. Namun sebagai bayarannya, Ryuuichi ditugaskan untuk mengasuh anak-anak para guru di sekolah tersebut pada tempat penitipan. Disana ia akan mencoba berbagai hal baru loh.


Jalan Cerita:

School Babysitter bercerita tentang Kashima Ryuiichi dan adiknya yang masih balita, Kashima Kotaro yang baru saja pindah ke rumah wali mereka yang baru. Wali baru mereka adalah seorang kepala sekolah di sekolah Morinomiya. Karena orang tua mereka meninggal akibat kecelakaan pesawat, mereka mau tak mau menerima bantuan kepala sekolah itu.

Ketika mereka bertemu, Ryuiichi tidak meyangka kalau kepala sekolah yang menampung mereka adalah wanita tua (sudah nenek maksudnya :P) bertampang galak, belum apa-apa Ryuiichi sudah dibentak dan disuruh menjadi pengurus daycare (penitipan anak) di sekolah tersebut sebagai hutang budi telah diberi tumpangan dan dibiayai hingga dewasa.

Ryuiichi yang menganggap dia memang harus balas budi, menyanggupi perintah dari si nenek. Ternyata di daycare itu ada 4 anak balita dan satu bayi dan semua anak tu diurus oleh satu orang saja!

Parahnya lagi staf satu-satunya yang bernama Usaida Yoshihito itu lebih sering tidur ditengah pekerjaannya. Akhirnya Ryuiichi pun repot mengurus kelima anak yang mulai tertarik padanya. Tapi Ryuiichi tidak merasa kewalahan karena dia sudah terbiasa mengurus Kotaro sejak bayi jadi dia sudah pandai mengurus anak-anak.

Namun tidak dengan Kotaro yang pendiam. Dia tidak bisa berbaur dengan yang lain dan hanya bisa membaca buku di pojokan. Walaupun Ryuiichi terlambat menyadari kalau Kotaro kesepian, Ryuiichi tahu kalau Kotaro butuh dirinya dan juga sebaliknya. Setelah itu, Kotaro dan anak-anak daycare yang lain bisa akrab dan bermain bersama.

Ryuiichi pun mulai beradaptasi di sekolahnya yang baru dengan teman-teman barunya. Ryuiichi juga harus menghadapi para masalah para balita (biasanya masalah sepele) dan juga para orang tua yang datang berkunjung. Kehidupan Ryuiichi dan Kotaro di sekolah Morinomiya membuat mereka bertemu dengan orang-orang baru.

Jika berbiacara mengenai plot cerita, maka hal yang diatas merupakan sebuah pembuka yang interactive. Namun hal itu membuat diri saya menjadi penasaran mengenai setiap episode yang mereka janjikan.


Karakter:

  • Kashima Ryuiichi

Seorang siswa SMA yang tabah dan tegar karena sejak kecilsering ditinggal orang tua bepergian ke luar negeri. Sifatnya yang lembut dan penyayang membuat anak-anak daycare mudah suka padanya. Tidak hanya anak-anak saja tapi orang dewasa pun terarik dengan Ryuiichi karena sifatnya itu.

Keahliannya mengurus anak karena sudah terlatih mengurus Kotaro dari bayi. Ryuiichi selalu penuh senyum dan tidak ragu membantu orang lain, apalagi kalau anak-anak daycare sedang kesulitan dia pasti langsung menolong.

  • Kashima Kotaro

Adik dari Ryuiichi yang pendiam dan tertutup. Dia juga tidak seperti anak lain yang selalu menangis, Kotaro selalu tenang. Tapi kalau ada masalah dia pasti akan memojok menghindari orang lain.

Di awal kepindahannya Kotaro tidak banyak bicara dengan orang lain dan hanya menempel pada kakaknya, tapi setelah dekat dia akan mulai berkomunikasi dengan orang lain dan mengekspresikan hatinya walaupun tetap lengket dengan kakaknya. Karena lebih sering diam dan melihat, Kotaro selalu paham kalau orang lain sedang ada masalah.

  • Kamitani Taka

Salah satu anak di Morinomiya daycare. Ibunya adalah salah satu guru IPA SMP di sekolah karena itu dia selalu dititipkan. Taka adalah anak yang enerjik dan selalu ingin dapat perhatian. Taka selalu ngambek kalau kakaknya mulai cuek padanya, saat tabokan didapatnya pasti Taka langsung menangis sangat kencang di pelukan Ryuiichi. Walaupun selalu berteriak ‘benci’ sama kakaknya tapi Taka tidak bisa jauh dari kakaknya.

  • Kamitani Hayato

Hayato selalu tanpa ekspresi dan selalu bicara blak-blakan. Hayato tidak pernah ragu memukul kepala adiknya kalau Taka mulai nakal. Hayato mempunyai prinsip pukulan bisa membuat diam yang membuat anak-anak lain ketakutan. Kebiasaan ringan tangan Hayato juga dia lakukan pada anak lain jika mereka nakal. Hayato ikut klub baseball di sekolahnya, setelah dia dan Ryuiichi lulus SMP mereka berdua satu kelas di SMA.

  • Inomata

Gadis yang berada di kelas khusus anak-anak pintar ini secara tidak sengaja terlibat di daycare. Orangnya teguh dan terlalu serius. saking seriusnya membuat anak-anak lain takut. Sifat yang dibenci Inomata karena hal itulah membuatnya dijauhi teman-temannya. Tapi setelah dekat dengan anak-anak daycare, dia juga akrab dengan Ryuiichi.


Art:

Jika kita berbicara mengenai art-nya. Maka anime ini memberikan sedikit perbedaan terhadap hal tersebut. Namun visual merekalah yang menjadikan anime ini begitu oke. Jika diibaratkan, anime ini lebih memfokuskan diri terhadap suaut visual yang sesuai dengan tema mereka.


Musik:

Untuk urusan musik, anime ini menghadirkan backsound yang sesuai banget dengan temanya. ED yang mereka berikan juga lebih menceritakan mengenai hubungan dari kaka-adik.


Nah sahabat Kosongan itulah review untuk anime Gakuen Babysitters. Akhir kata sampai jumpa di artikel selanjutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.