Kosongan – Selamat sore untuk semua sahabat Kosongan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit review kepada anime yang bisa dikatakan menjadi salah satu seri favorit saya yakni, Ao no Kanata no Four Rhythm.

Bagi kalian yang tidak tau, anime ini merupakan Visual novel yang diadaptasi menjadi sebuah anime, dan kali ini game eroge buatan sprite bernama Ao no Kanata no Four Rhythm atau AoKana mencoba peruntungannya dalam perindustrian anime.

Visual novel  buatan sprite ini telah dirilis pada platform Windows pada 28 November 2014. Adaptasi animenya dikerjakan oleh Gonzo dan sudah tayang dari Januari 2016 sampai Maret 2016.

Project anime inspirasi dari game dewasa yang biasanya disingkat menjadi AoKana ini ditangani oleh Studio Gonzo dengan arahan sutradara Oizaki Fumitoshi. Komposisi cerita ditulis oleh orang yang pernah menangani serial besar seperti Girls und Panzer, Bakuman serta K-ON! yaitu Yoshida Reiko.

Dengan berbagai plot cerita yang unik serta konflik membuat seri ini wajib untuk kamu tonton. Biar kalian tidak penasaran, yuk simak baik-baik reviewnya berikut ini.


Detail Anime:

Judul Anime

JudulAo no Kanata no Four Rhythm
Jepang蒼の彼方のフォーリズム
InggrisFour Rhythm Across the Blue
LainnyaAokana

Detail

TipeTV
StatusSelesai Tayang
Musim PerdanaWinter 2016
Tayang12 Jan 2016 – 29 Mar 2016
Total Episode12
Durasi24 menit
RatingRemaja
GenreDrama, Romance, School, Sci-Fi
StudioGonzo
Lisensi
ProduserTV Tokyo, AT-X, NBCUniversal Entertainment Japan
Website
Skor6

PV


Sinopsis:

Di dunia dimana terbang itu semudah mengayuh sepeda, terdapat sebuah olahraga yang sangat populer bernama “Flying Circus”. Si Prontagonis dari cerita ini memiliki masa depan yang cerah di kompetisi olahraga itu, namun karena sebuah kekalahan besar dan alasan lainnya dia akhirnya memilih meninggalkan kompetisi itu.

Suatu hari, dia bertemu dengan murid pindahan bernama Kurashina Asuka dan mendapatkan kembali gairah saat ia mengajarinya terbang. Dengan berubahnya situasi, akhirnya dia berpartisipasi kembali di Flying Circus. Hanya saja, kali ini seberapa tinggi dia dapat terbang dengan Asuka di sisinya?


Jalan Cerita:

Suatu hari, dia bertemu dengan murid pindahan bernama Kurashina Asuka dan mendapatkan kembali gairah saat ia mengajarinya terbang. Dengan berubahnya situasi, akhirnya dia berpartisipasi kembali di Flying Circus. Hanya saja, kali ini seberapa tinggi dia dapat terbang dengan Asuka di sisinya?

Alasannya karena terlihat monoton. Saran saya sih kalau kalian penasaran, nonton aja dulu 1-2 episode. Di episode tersebut diperlihatkan pertandingan antara Asuka yang baru pertama kali dia ikuti dengan Satouin Reiko. Jika dirasa seru maka silahkan lanjutkan sampai episode 12.

Alasannya sih kenapa saya nyaranin hal tadi karena kesananya tidak akan jauh berbeda terutama dalam hal pertandingan. Jadi jangan terlalu berharap banyak perubahan seperti tiba – tiba ada perubahan armor. Di episode akhir memang ada perubahan tapi hanya sedikit.

AoKana mengambil tema awal yang cukup simpel yaitu bagaimana manusia bisa terbang di udara dengan bebas, untuk bisa melakukan hal tersebut ada sebuah teknologi sepatu anti-gravitasi bernama Grav-Shoes. Teknologi ini membuat pemakainya bisa melayang di udara dan menjadi cikal bakal sebuah olahraga baru bernama Flying Circus dimana peserta harus adu cepat dan adu strategi untuk memenangkan pertandingan.

Asuka Kurashina adalah murid baru di SMA Kunahama dan ingin sekali terbang bebas dengan Grav-Shoes, untuk itu dia mengikuti Flying Circus walau sebelumnya dia tidak punya dasar apa-apa tentang olahraga tersebut. Dalam perjalanannya Asuka bertemu dengan Masaya Hinata yang menjadi pelatih serta Misaki Tobisawa dan Mashiro Arisaka yang menjadi rekan satu timnya.

Sudah banyak novel visual terutama eroge yang diapdatasi menjadi sebuah serial anime dan kebanyakan berakhir dengan sebuah kisah romance yang berakhir ke pemilihan siapa yang memenangkan hati si protagonis utamanya. Namun adaptasi anime dari eroge AoKana tidak memilih menjadi seperti itu dan mengambil jalan cerita sendiri.


Karakter:

AoKana sadar bahwa medium novel visual dan anime berbeda, versi anime AoKana hanya bercerita tentang seorang Asuka yang ingin bersenang-senang dengan pengalaman barunya yaitu berkomeptisi dalam olahraga Flying Circus dan tidak ada bumbu romance atau pemilihan gadis terbaik dalam anime ini yang dapat membahayakan jalan cerita secara kesuluruhan.

Meskipun cara penyampaian dari AoKana berbeda dan anti-mainstream dengan adaptasi eroge kebanyakan, plot yang diberikan tidak seberani langkah yang mereka ambil. Cerita yang disampaikan dalam anime ini gampang ditebak dan cenderung klise dengan berbagai elemen yang sudah diterapkan dalam anime lain.

Mereka cenderung memaksakan plot cerita agar sesuai dengan para karakternya. Tentu saja hal itu akan membuat seri ini nampak tak nyata sama sekali.

Cerita yang ada dalam AoKana cenderung “lurus-lurus saja” tanpa ada sesuatu yang wah dalam penceritaan. AoKana memang ingin menghindari beberapa stereotip eroge disini tetapi karena memang original materialnya berasal dari eroge membuat cerita animenya menjadi standar dan sedikit mengambil lahan dari genre slice of life.

Pengembangan karakter juga berjalan apa adanya, karakter yang ada juga sudah banyak bermunculan di berbagai macam anime lain seperti si optimis yang selalu pantang menyerah, si pesimis dan si misterius.

AoKana memang tidak memberikan sesuatu yang menjanjikan di awal cerita dan itu menjadi salah satu hal yang  membuat penonton nyaman untuk menonton anime ini sampai selesai terutama bagi para pencari waifu musiman karena ceritanya yang lebih menitikberatkan ke slice of life campur sports drama


Art:

Kalau masalah Visual memang tidak diragukan lagi kualitasnya. Antara perpaduan warna dan juga antara tokoh dengan background tidak terlihat ngambang atau kasar. Cukup laah untuk menggugah kekaguman para remaja apalagi perempuan. Anime ini memang sangat cocok untuk perempuan muda dan juga anak – anak. Desainnya juga dibuat se-feminim mungkin sampai – sampai karakter laki-lakinya pun dibuat demikian.


Musik:

Ost-nya sih lumayan bagus, tapi yang paling saya suka adalahBGM saat kompetisi Flying Citrusnya terdengar sangat mendebarkan, sangat cocok dengan suasananya membuat nilai plus yang cukup tinggi untuk anime ini.


Nah sahabat Kosongan itulah review untuk anime Ao no Kanata no Four Rhythm. Akhir kata sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.