Kosongan – Selama sore untuk semua sahabat Kosongan. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan atau review kepada anime yang bisa dikatakan mendapatkan tempat di hati para Otaku di dunia yakni, Anime-Gataris.

Bagi kalian yang tidak tau, Anime-Gataris merupakan seri yang memfokuskan cerita terhadap sebuah klub anime yang dimana mereka akan menghadirkan berbagai konflik serta plot cerita yang unik.

Biar kalian tidak penasaran, yuk kita simak bersama-sama review berikut ini. Namun sebelum itu jika kalian punya anime yang ingin direview silahkan komentar dibawah. Tanpa memabung waktu lama-lama, yuk kita mulai reviewnya.


Detail Anime:

Judul Anime

JudulAnime-Gataris
Jepangアニメガタリズ
LainnyaAnimegataris

Detail

TipeTV
StatusSelesai Tayang
Musim PerdanaFall 2017
Tayang08 Okt 2017 – 24 Des 2017
Total Episode12
Durasi23 menit
RatingRemaja
GenreComedy, School
StudioWAO World
Lisensi
ProduserW-Toon Studio, DMM.futureworks, JY Animation
Websiteanimegataris.com
Skor7

PV


Sinopsis:

Anime ini menceritakan tentang Asagaya Minoa yang dimana ia adalah murid dari SMA Sakaneko. Minoa beserta teman kelasnya, Kamiigusa Arisu diajak untuk membuat sebuah Klub Riset Anime.

Minoa yang tak tahu apa-apa mengenai anime mulai tertarik terhadap hal tersebut setelah bertemu dengan berbagai orang. Lantas bagaimana kisah mereka?


Jalan Cerita:

Awal cerita ketika Minoa dan Alice pertama memutuskan untuk membentuk klub terasa dipaksakan, dan begitu juga dengan kejadian-kejadian berikutnya di sepanjang cerita. Hal ini menunjukkan kalau anime ini tampaknya memang bukan berniat akan menyampaikan cerita, melainkan dia benar-benar sekadar ingin berbincang tentang anime itu sendiri, dan barangkali juga menjadi semacam persembahan bagi subkultur otaku

Namun, jangan salah, pernyataan di atas bukan kemudian berarti bahwa episode-episode di anime ini tidak direncanakan dengan matang. Tentu saja kalian bisa melihat pada adegan komedi yang dimana bisa sangat dipahami oleh para wibu atau otaku yang menonton seri tersebut.

Anime ini hanya mengarahkan perencanaan tersebut tidak untuk menyusun proses bercerita secara bertahap, tetapi lebih cenderung untuk menata dengan rapi topik yang hendak dia bincangkan.

Dia berhati-hati dalam mengatur topik apa yang akan muncul pada tiap episode dan bagaimana satu topik dapat berkembang ke topik selanjutnya, maka laksana menyaksikan suatu film dokumenter yang telah disempurnakan melalui penulisan dan editing yang cermat, para penggemar anime akan menemukan semua perbincangan di serial ini senantiasa nyaman untuk diikuti.

Karakter:

Inti dari anime ini adalah perbincangan. Apa yang sedang diperbincangkan, yaitu seputar anime, jauh lebih penting daripada siapa yang tengah membincangkannya. Oleh karena itu, adalah tindakan yang sangat tepat bahwa anime ini kemudian membiarkan kepribadian para tokohnya samar agar individualitas mereka tidak sampai tampil terlalu menonjol hingga mengalahkan isi perbincangan mereka.

Bahkan, dengan memfokuskan profil mereka hanya sebagai perwakilan dari berbagai tipe otaku dan beberapa genre, anime ini mungkin justru berhasil memanfaatkan tokoh-tokoh tersebut untuk menjadikan perbincangannya terasa semakin relevan.

Jika melihat karakter di anime ini, tentu saja saya akan berpikir bahwa mereka mirip Erika, dimana ia merupakan penggemar dari anime Mahou Shoujo yang juga sangat suka ber-cosplay, atau ada Nakano, seorang real Real-Juu otaku yang sangat menyukai Idol.

Info Karakter:

Tsubaki Akabane (VA: Asuka Nishi)

Presiden dewan mahasiswa dan mahasiswa tahun ketiga. Dia adalah siswa yang rajin dan memiliki nilai bagus dan bahkan populer di kalangan pelajar, tapi entah kenapa dia ingin membubarkan klub riset anime. Ketika dirinya masih kecil, ia sangat menyukai anime Mahou, tapi dia sudah tak menonton anime ketika beranjak dewasa. Ia dan Erika merupakan teman masa kecil.


Ayame Osaki (VA: Natsumi Takamori)

Mahasiswa tahun kedua dan wakil presiden dewan mahasiswa. Dia memiliki energi yang besar namun cenderung melakukan semuanya sendiri. Ia juga sangat aktif dalam memikirkan kondisi klub.

Matsuri Toda (VA: Miyu Takagi)

Mahasiswa tahun kedua dan akuntan dewan mahasiswa. Dia hampir tidak menunjukkan reaksi apapun dan melakukan pekerjaannya secara profesional dan tenang. Dia melihat ke arah sikap tegas Tsubaki. Dia bersahabat dengan Ayame yang energik.


Beibei Yang (VA: Kana Hanazawa)

Seorang siswa SMA dari Beijing. Dia mulai menonton anime untuk berlatih bahasa Jepang tapi dengan cepat menjadi kecanduan. Dia datang ke Jepang untuk menghadiri acara anime.


Masato Gomon (VA: Makoto Furukawa)

Dia adalah penasihat klub riset anime, keahliannya adalah tulisan kuno. Dia adalah penggemar peralatan film dan memberikan konsultasi mengenai hal itu dengan peralatan yang dia simpan di ruang klub riset anime. Dia melakukan apapun yang dia inginkan dan sangat kasar di sekitar tepinya, yang terkadang menimbulkan masalah


Toru Roppongi (VA: Naomi Maruyama)

Dia adalah penasehat klub lapangan dan lapangan dan guru wali kelas Mino dan yang lainnya. Dia agak feminin dan siswa mendongak kepadanya karena dia mengungkapkan dirinya dengan agak kuat, tapi dia mempercayai murid-muridnya, tidak peduli apakah mereka berada di kelas atau klubnya. Dia tidak tahu apa-apa tentang anime.

Art:

Meski secara keseluruhan visual anime ini biasa-biasa saja, sesekali dia juga masih bisa menampilkan beberapa adegan yang terasa istimewa. Sementara itu, pada bagian audio, penulisan dialog para tokohnya mungkin patut mendapat pujian.

Jika sebelumnya disebutkan bahwa anime ini mengatur dengan rapi bagaimana topik perbincangannya dapat berkembang, salah satu media yang dia gunakan hingga berhasil mencapai hal tersebut adalah melalui percakapan yang terkesan mampu mendorong tokoh-tokohnya agar secara alami mengungkit suatu topik tertentu.


Musik:

Jika kita berbicara mengenai musik yang diambil oleh anime ini, mereka lebih memfokuskan diri terhadap hal yang bisa mereka lakukan. Tentu saja hal itu menjadi salah satu pertimbangan saya untuk memberian skor tinggi terhadap anime ini. Namun hal itu terhalang oleh beberapa kendala.

Untuk OP dan ED sih saya rasa sudah sesuai dengan apa yang mereka berikan. Lantunan lagu yang indah serta powerfull menambah daya saing dari anime ini.


Nah sahabat Kosongan itulah review untuk Anime-Gataris. Akhir kata sampai jumpa di artikel selanjutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.