Rekomendasi Film Anime Live Action Terbaik di Semua Genre

Death note light up the new world

Kosongan – Bagi para pecinta film Jepang maupun anime live action berikut ini Kosongan sudah merangkum beberapa film anime live action terbaik di semua genre yang pernah tayang.


Rekomendasi Film Anime Live Action Terbaik Semua Genre


Fullmetal Alchemist (2017)

Fullmetal Alchemist

Edward Elric merupakan seorang ahli alkimia yang melakukan penelitian transmutasi untuk membangkitkan ibunya yang sudah meninggal. Namun transmutasi yang dilakukannya berasama adiknya gagal dan mengakibatkan ia kehilangan kaki kirinya.

Sementara adiknya, Alphonse, terjebak masuk ke dalam gerbang kebenaran. Dengan mengorbankan lengan kanannya pun Edward berusa untuk mengembalikan tubuh Al. Sementara pemerintah militer dan monster misterius mengawasi dengan cermat.


Blood: The Last Vampire (2009)

Blood The Last Vampire

Seorang gadis bernama Saya terlahir dari ibunya yang merupakan seorang vampire dan ayahnya yang hanya manusia biasa. Hal itu yang menjadikan Saya berbeda dari orang pada umumnya, Saya memiliki darah setengah vampire yang membuatnya awet muda.

Hubungan terlarang kedua orang tuanya karena berbeda golongan akhirnya harus berakhir dengan kematian kedua di tangan golongan vampire yang menentang mereka. Saya pun bertekad akan melakukan pembalasan atas kematian kedua orang tuanya.


Death Note (2006)

Death Note 2006

Death note merupakan sebuah buku milik dewa kematian bernama Ryuk. Siapa pun yang namanya ditulis dalam buku tersebut maka ia akan mati. Light Yagami yang merupakan seorang anak dari kepala polisi tanpa sengaja menemukan buku tersebut.

Buku tersebut kemudian ia gunakan untuk membasmi kejahatan. Hingga kemudian sangat banyak kematian tidak wajar yang terjadi. Hal ini menyebabkan L yang seorang detektif hebat tertarik untuk menyelidiki kasus ini, bersama-sama dengan ayah Light.


Death Note: The Last Name (2006)

Death Note The Last Name

L yang menyelidiki siapa Kira (Pembunuh/ pemilik death note) awalnya sudah menaruh curiga pada Light. Ia telah mempelajari pola yang digunakan oleh Kira. Tapi di film ini death note berpindah tangan ke tangan Misa, artis yang sangat mengidolakan Kira.

Misa pun mulai membunuh orang dengan semaunya. Pola yang berbeda ini membuat L yakin bahwa ini adalah Kira II. L sangat yakin bahwa Light adalah Kira, dan ia pun membiarkan Light bergabung dengan tim investigasinya untuk melihat Kira lebih dekat.


Death Note L: Change the World (2009)

Death Note-L Change the World

Film ini merupakan spin off dari film Death Note. Jika di dua film sebelumnya film death note ini lebih sering menampilkan sosok Light/ Kira, di film ini giliran L/ Lawliet/ Ryusuke yang akan menjadi tokoh utamanya dan diceritakan dalam film.

L sendiri merupakan seorang yang sangat pandai dan jenius, yang menjadi ciri khasnya adalah ia sangat suka dengan makanan yang manis-manis. Selain itu di film ini juga diceritakan mengenai latar belakang L dan hubungan kedekatannya dengan Watari.


Death note: Light Up the New World (2016)

Death note light up the new world

Diceritakan di film ini, setelah sepuluh tahun berlalu, dewa kematian (shinigami) kembali mengirim Death Note ke dunia untuk menemukan Kira baru. Dengan cerita yang lebih fresh di film ini hadir pula seorang hacker yang sangat terobsesi dengan Kira.

Sementara itu, Ryuzaki hadir sebagai tokoh yang mewarisi kemampuan L sebagai seorang detektif yang brilian. Selain itu, disamping Ryuk yang dikenal sebagai shinigami, film ini juga kembali menghadirkan dua shinigami baru yaitu Arma dan Beppo.


Detroit Metal City (2008)

Detroit Metal City

Fim live action yang satu ini merupakan sebuah film dengan tema musikal komedi. Menceritakan kisah hidup Negishi Soichi, seorang anak desa yang pergi ke Tokyo untuk melanjutkan kuliah dan mewujudkan cita-citanya menjadi seorang pemusik terkenal.

Slogan hidupnya  ‘No music, no dream’, dan kecintaannya terhadap musik pop trendy ia geluti dengan menciptakan berbagai lagu. Tapi karena banyak yang tidak suka, akhirnya ia berpindah ke alliran musik death metal dan menjadi vokalis band Detroit Metal City.


As The Gods Will (2014)

As The Gods Will

Sekelompok anak SMA ditantang mengikuti permainan sebuah tradisional yang berbahaya. Boneka daruma bertugas menjadi orang yang berjaga di permainan tersebut. Dan untuk menang, para siswa harus mendekat dan menyentuhnya tanpa ketahuan.

Permainan ini memang sekilas terlihat mudah, tapi nyawa mereka menjadi taruhannya. Jika ada yang mendekat dan itu ketahuan oleh daruma maka orang itu akan mati. Dan tidak hanya itu, setelah permainan pertama ternyata masih ada lagi permainan lainnya.


Ano Hana (2015)

Anohana

Film yang satu ini ternyata memiliki judul Ano Hi Mita Hana no Namae o Bokutachi wa Mada Shirana, namun karena terlalu panjang jadi disingkat saja menjadi Ano Hana. Atau The Flower We Saw That Day, yang artinya adalah bunga yang kita lihat pada hari itu.

Film ini menceritakan lima orang remaja yang telah menjalin pertemanan sejak kecil. Seorang teman kecil mereka, Meiko, yang telah meninggal saat kecil secara ajaib kembali lagi sebagai seorang gadis ke tengah-tengah mereka karena sebuah keinginan.


Blade of the Immortal (2017)

Blade of the Immortal

Seorang samurai  bernama Manji (Takuya Kimura), terkutuk dengan keabadian setelah sebuah pertempuran legendaris. Manji tidak bisa mati dengan cara apapun kecuali dengan racun khusus. Ia pun mendedikasikan hidupnya untuk melawan kejahatan.

Setelah awalnya menolak, ia juga berjanji untuk membantu Rin (Hana Sugisaki), seorang gadis muda untuk membalas kematian orang tuanya. Misi mereka pun membawa mereka ke dalam pertempuran berdarah dengan prajurit kejam dan sekelompok pendekar ahli pedang.


Shigatsu wa Kimi no Uso (2015)

Shigatsu wa Kimi no Uso

Arima Kousei yang diperankan oleh Kento Yamazaki dulunya merupakan seorang pianis muda, namun ia berhenti bermain piano sejak kematian ibunya. Ini disebabkan traumanya yang kuat, sehingga ia tidak mampu mendengarkan suara piano ketika ia berusaha memainkannya.

Arima jatuh cinta pada Kaori (Suzu Hirose) merupakan seorang gadis yang pandai memainkan biola. Mereka pun menjadi dekat, Kaori juga merusaha mangajak Arima untuk kembali bermain piano. Tapi dibalik itu semua ada sesuatu yang disembunyikan Kaori.


Orange (2015)

Orange

Membawa genre drama fantasi, film ini bercerita tentang Naho Takamiya (Tai Tsuchiya) yang di hari pertama sekolahnya ia menerima surat dari dirinya di masa depan. Surat tersebut berisi tentang kejadian-kejadian yang akan ia alami kemudian.

Surat tersebut merupakan surat peringatan sekaligus berisi penyesalan Takamiya yang berada di masa depan. Di dalam surat itu ia diminta agar tidak melakukan kesalahan yang sama, yang akan mengakibatkannya menyesal karena kehilangan Kakeru Naruse (Kento Yamazaki).


Erased (2016)

Erased

Film ini aslinya berjudul Bokudake Ga Inai Machi. Menceritakan tentang Satoru (Tatsuya Fujiwara) yang memiliki sebuah kemampuan misterius. Ia mampu untuk menahan kematian sesorang dengan cara melompati atau mengulur waktu hingga kejadiannya bisa dicegah.

Sifat tertutup Satoru dan sering menjaga jarak tentu membuat ia kesulitan untuk mengatasi keadaan dengan kemampuannya itu. Hingga akhirnya ia putus asa dan memilih untuk kembali ke masa lalunya saat masih di SD dan mulai mengubah diri.