10 Tips Bagi Pemain Pemula League of Legends

KosonganLeague of Legends adalah salah satu Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang masih eksis hingga saat ini. Diproduksi Riot Games, game in ipertama kali dirilis pada tanggal 27 Oktober 2009. Hampir sepuluh tahun diproduksi, game ini senantiasa memperbaruhi gamenya dari segi tampilan maupun fiturnya. Hal tersebut ‘lah yang membuat game MOBA satu ini masih bertahan di pasaran game online hingga saat ini.

Tak hanya para pemain lama, setiap tahun bahkan setiap harinya, akan selalu muncul pemain baru yang bergabung dalam League of Legends. Jika kamu salah satu pemain pemula League of Legends, kamu perlu tahu tips-tips berikut agar bisa mengembangkan kemampuan bermainmu dan menghindari bully dari rekan satu timmu.

Tips Bagi Pemain Pemula League of Legends

1Jangan Skip Tutorial

Basic Tutorial League of Legends

Salah satu penyakit para gamer adalah menlewatkan tutorial. Sebagai pemain pemula League of Legends, kamu wajib menjalani sesi tutorial yang hanya terdiri dari 3 misi dengan durasi yang tidak panjang jika dibandingkan dengan pertarungan sungguhan.

Pada misi pertama kamu akan mempelajari banyak hal basic command dan cara mengendalikan champion. Pada misi kedua, kamu akan mencoba pertarungan dengan para bot dalam timmu dan tim lawan. Bisa dibilang kamu bebas melakuakn kesalahan di sini tanpa dimarahi siapa pun. Pada misi ketiga, kamu akan masuk dalam pertarungan pertamamu dengan para pemain pemula lainnya melawan tim bot.

2Memilih Champion Yang Mudah Dimainkan

Annie – The Dark Child (Mage)

Tidak semua champion bisa dimainkan oleh para pemain pemula. Kamu bisa mencoba menggunakan beberapa champion yang memiliki ability yang sederhana dan mudah untuk dikontrol. Beberapa champion yang bisa kamu mainkan sebagai pemula adalah Annie, Darius, Master Yi, Leona, dan masih ada beberapa karakter lainnya yang bisa kamu lihat di menu collection. Klik champion tertentu untuk mengetahui tinggkat kesulitan mereka.

3Jangan Lupa Membeli Item

Berbagai jenis item dalam League of Legends

Jangan lupa membeli item untuk menambah kemampuanmu sebagai champion. Ada berbagai item yang bisa kamu beli untuk menambah damage, memulihkan diri, armor untuk bertahan, penangkal spells, dan masih banyak lagi.

Setiap detiknya, champion akan menghasilkan coin secara otomatis dalm jumlah sedikit. Untuk mendapatkan coin, kamu harus membunuh minion lawan atau champion dari tim lawan.

4Lebih Baik Bertahan Dari Pada Terbunuh

Champion yang sedang kemabli ke Base

League of Legends bukan game dengan kill count sebagai objektif utama, jadi membunuh banyak champion hanya untuk level up dan memperkuat tim. Membunuh champion lawan adalah hal esensial namun juga jangan terlalu berambisi.

Terutama bagi kamu yang masih pemain pemula League of Legends, bertahan lebih baik dari pada terbunuh.

5Jangan Terbunuh Dalam Jumlah Banyak

Champion yang terbunuh dalam pertarungan

Jika membunuh champion lawan dapat meperkuat tim, terbunuh juga dapat membuat tim lawan menjadi kuat. Sebagai pemain pemula, kamu pasti masih kebingungan ketika harus bertarung dengan pemain yang lebih kuat. Apalagi hal tersebut disadari oleh pemain, kamu bisa menjadi sasaran empuk untuk dibunuh.

Jangan terbunuh dalam jumlah banyak, karena jika kamu terbunuh, kill count akan terakumulasi sebagai kill count tim. Lebih baik mundur dan lari ketika ada champion lawan yang lebih kuat.

6Jika Lemah, Tetap Berada di Belakang Minion, Turret, Atau Kembali Ke Base

Turret dalam League of Legends

Selalu ada cara untuk bertahan dan terhindar dari kematian. Pertama, kamu bisa mundur dan berlindung di bawah Turret atau minion. Champion yang bijak tidak akan mengejar champion lawan yang kari kebelakang Turret yang belum hancur.

Jika kamu sangat lemah, tekan B untuk kembali ke base tim. Pastikan saat kembali ke base kamu tidak sedang diserang atau berada di sekitar champion lawan.

7Berlatih Dengan Berbagai Jenis Champion

Klasifikasi Champion dalam League of Legends

Dalam League of Legends, terdapat enam klasifikasi champion; Mage, Assasin, Fighter, Marksman (ADC), Tank, dan Support. Mainkan berbagai champion dari berbagai kelas agar kemampuan bermainmu lebih variatif sebagai pemula. Dengan memainkan champion dari berbagai kelas, kamu juga bisa mengenal masing-masing peran champion dalam sebuah permainan.

Setelah kamu paham tiap peran champion dalam sebuah kelas, baru kamu bisa menentukan, jenis pemain League of Legends seperti apa yang ingin kamu jadikan kemampuan andalanmu.

8Bermain Dalam Mode Yang Mudah

Bot Match

Ada berbagai mode permainan yang bisa kamu pilih. Sebagai pemula, PvP sangat tidak disarankan jika kamu masih lemah secara teknis dan metal. PvP adalah mode permainan bagi para pemian yang sudah memmiliki level di atas puluhan. Bisa-bisa kamu dibully oleh para pemain yang sudah hebat dan menganggap kamu sebagai beban tim.

Kamu bisa memilih Bot Match, dan memilih level dari intro, beginner, dan indeterminate. Kamu akan bermain dengan para pemain pemula lainnya yang levelnya masih di bawah sepuluh jika kamu memilih level intro atau beginner. Mode permainan satu ini akan lebih santai karena kamu hanya akan melawan bot.

Jika kamu punya teman yang sudah lihai bermain League of Legends, kamu bisa meminta dibuatkan Costum Match. Disini kamu bisa bermain satu lawan satu sambil belajar dengan bimbingan teman yang sudah ahli.

9Sabar Dan Tidak Perlu Minder Ketika Dibully Pemain Lain

Beberapa gamer maniak di League of Legends bisa sangat kasar dan tempramental dalam sebuah permainan. Tak perlu takut dan dimasukan ke hati, tidak semua pemain seperti itu. Beberapa lebih diam dan tidak banyak bicara dalam meski sedang kesal. Kamu perlu menjadi pemain yang seperti itu.

Intinya, lakukan serangan ketika mendapat kesempatan, cepat mundur ketika mulai lemah dan jangan sampai mati. It’s just a game, it meant to be fun!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.