Mengenal Komodo, Kadal Terbesar di dunia yang Hidup di Indonesia!

Mengenal Komodo, si Kadal Terbesar di dunia!

Kosongan – Ada lebih dari 3.000 spesies kadal di bumi ini, tapi komodo menjadi raja karena menjadi kadal hidup terbesar yang ada di dunia! Mereka adalah sejenis biawak monitor, spesies reptil kuno dengan leluhur yang berumur lebih dari 100 juta tahun. Komodo pertama kali diketahui oleh ilmuwan pada tahun 1912, mereka mendengar desas-desus tentang seekor kadal besar yang mirip dengan naga di Kepulauan Sunda Kecil. Berwarna kuning layaknya naga, lidah bercabang komodo mengingatkan orang-orang tentang mitos naga yang bisa menyemburkan api.

Kadal besar ini memiliki rentang warna dari hitam hingga kuning keabu-abuan, tergantung pada tempat ia tinggal. Mereka memiliki kulit yang kasar dan tahan lama yang diperkuat dengan osteodermata (pelat tulang) yang melindungi mereka dari luka akibat goresan dan gigitan. Komodo juga memiliki ekor besar yang berotot dan cakar yang panjang dan kuat.

Komodo hanya hidup di Indonesia, tepatnya lima pulau di wilayah tenggara. Empat pulau termasuk dalam Taman Nasional Komodo (Komodo, Rinca, Gili Montang, Gili Dasami), dan pulau Flores. Pulau-pulau ini berasal dari gunung berapi, berbukit dan ditutupi dengan hutan dan padang rumput savana. Komodo sangat suka panas, mereka sanggup bertahan di siang hari selama musim kemarau saat suhu mencapai 35 derajat Celsius dengan kelembaban 70 persen. Di malam hari, para kadal raksasa ini menggali lubang untuk tetap menjaga kehangatan tubuhnya, sekaligus sebagai tempat berlindung saat suhu turun.

Seekor komodo dewasa memakan makanan apa pun yang tersedia. Mangsa alaminya adalah rusa Timor. Rusa itu memiliki kewaspadaan dan cukup lincah, para komodo harus bersembunyi agar tidak disadari saat melakukan penyergapan agar perburuannya sukses. Ketika rusa lewat, mereka menggunakan cakar panjang dan gigi tajam untuk menyerang. Jika mangsanya lolos, komodo bisa mengandalkan lidahnya yang panjang untuk menemukan keberadaannya, bahkan hingga satu mil jauhnya atau sekitar 1.6km.

Komodo juga memakan kerbau air dan babi hutan, keduanya diperlihatkan oleh manusia, juga ular dan ikan yang berada di pantai. Beberapa komodo memiliki bekas luka setelah  bertarung melawan babi hutan. Komodo juga bisa menjadi kaniba dan memakan sesama merekal. Untungnya, komodo muda lebih sering menghabiskan waktu mereka di pepohonan, sehingga mengurangi risiko pemangsaan mereka dari para komodo dewasa.

Selain itu, air liur komodo mengandung bakteri yang berpotensi berbahaya yang diduga membantu melemahkan mangsa yang terlalu besar untuk seekor komodo. Satu penelitian menemukan23 spesies bakteri terkandung dalam air liur naga tersebut. Penelitian terbaru juga mengatakan bahwa komodo adalah hewan berbisa karena komponen air liur mereka.

Komodo betina pada umumnya memiliki panjang hingga 1.8 meter, sementara jantan memiliki panjang 3 meter. Berat mereka bisa mencapai 80kg. Berbeda dengan kadal lainnya, komodo memiliki waktu hidup yang lama, yaitu sekitar 30 tahun.

Berikut beberapa fakta menarik dari komodo:

  • Di dalam mulut seekor komodo ada sekitar 60 gigi pendek dan tajam yang dirancang untuk memotong dan merobek daging. Mereka terlihat seperti gigi hiu dan telah dibandingkan dengan gigi kucing saber yang sudah punah.
  • Seekor komodo melewati empat atau lima pergantian gigi dalam seumur hidup.
  • Di alam liar, ada empat kali lebih banyak komodo jantan daripada betina.
  • Komodo makan sangat cepat. Mereka terlihat bisa mengonsumsi 5,5 pon daging hanya dalam waktu satu menit.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.