Mengenal Koala, Hewan Lucu yang suka Makan Daun Eukaliptus!

Mengenal Koala, Hewan Lucu yang suka Makan Daun Eukaliptus!

Kosongan –  Koala memang mirip dengan beruang, mereka adalah mamalia yang memiliki telinga bulat, berbulu halus dan terlihat imut serta suka dipeluk seperti teddy bear. Tapi koala bukan beruang, mereka adalah anggota kelompok hewan berkicau yang disebut marsupial, seperti kanguru dan walabi. Koala terlihat lembut, tapi bulunya terasa kasar seperti wol domba. Mereka juga tampak suka dipeluk, tapi koala adalah hewan liar dan bukan hal baik jika ingin dijadikan hewan peliharaan.

Koala adalah hewan asli asal Australia tenggara dan timur, yang tinggal di hutan pohon eukaliptus. Mereka bukanlah hewan yang suka banyak bergerak, waktu mereka lebih banyak dihabiskan untuk tidur demi mencerna makanan mereka. Mereka tidak bisa berada di tanah dalam waktu yang lama, karena predator akan dengan mudah menangkap mereka.  Mereka beradaptasi untuk hidup di pepohonan eukaliptus, hal ini membuat mereka bisa makan dengan nyaman tanpa merasa terancam.

Hutan Eukaliptus adalah rumah, tempat tinggal, sekaligus makanan untuk koala. Hewan-hewan ini diciptakan untuk hidup di cabang-cabang pohon, mereka memiliki ekor yang kuat, tulang belakang yang melengkung, dan ujung belakang yang membulat. Namun, koala juga akan turun ke tanah jika diperlukan, saat musim panas mereka akan memilih pohon yang memiliki cabang yang rendah dan dingin untuk beristirahat. Sementara, saat musim dingin tiba, koala akan naik ke puncak pohon di mana mereka dapat menyerap panas dari matahari.

Koala memiliki beberapa pemangsa alami, meskipun kadang-kadang dingo dan burung hantu besar dapat menjadi salah satunya. Penyebab kematian terbanyak koala adalah dari kendaraan bermotor dan anjing. Koala benar-benar sangat cocok untuk berada di atas pohon.

Koala biasanya hidup selama 10 hingga 15 tahun. Mereka memiliki tinggi mencapai 80cm, beratnya pun hanya mencapai 8.5kg untuk wilayah utara, 13kg untuk wilayah selatan. Koala jantan memiliki berat 50 persen lebih banyak dari para betina.

Koala adalah hewan soliter alami yang sebagian besar aktif di malam hari dan menghabiskan sebagian besar waktu untuk tidur siang dan makan. Koala hanya memakan daun eukaliptus. Makan daun dari satu jenis tanaman mungkin terasa membosankan, tapi ada lebih dari 600 jenis phon eukaliptus yang berbeda, dan mungkin dari sudut pandang koala, masing-masing daun tersebut memiliki rasa yang sangat berbeda.

Daun Eukaliptus terkenal beracun untuk kebanyakan hewa, tapi koala memiliki bakteri khusus di saluran pencernaan mereka yang menghancurkan senyawa beracun. Mereka dapat mengetahui spesies eukaliptus mana yang lebih beracun daripada yang lain dan hanya memakan daun yang sedikit racunnya. Gigi pipi khusus untuk menggiling daun yang keras. Koala tidak mendapatkan banyak kalori dari makanan mereka, tetapi mereka menghemat energi dengan bergerak hanya sesekali dan dengan tidur sebanyak 20 jam setiap hari.

Berikut fakta menarik dari si imut koala:

  • Koala menjaga bulu mereka tetap bersih dengan mengelus-elus cakarnya ke badan mereka, tidak seperti hewan lain yang menjilat bulunya.
  • Koala makan sedikit kotoran terlebih dahulu yang kemudian membantu mereka mencerna daun eukaliptus.
  • Daun eukaliptus memiliki minyak berbau kuat yang membuat koala berbau seperti tetasan daun mentol.
  • Untuk menghemat energi, koala bisa tidur 18 hingga 22 jam perharinya.
  • Di Australia, temuan fosil dari koala pada masa prasejarah 100.000 tahun yang lalu menunjukkan bahwa koala mungkin dulunya berukuran sebesar banteng dewasa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.