Alhamdulillah Puasa Lagi!! Inilah 5 Manfaat Puasa Ramadhan Yang Akan Kita Dapatkan

manfaat puasa ramadhan

Kosongan.id – Ramadhan tinggal menghitung hari lagi nih, dan tahun ini alhamdulillah kita masih bisa puasa lagi. Ramadhan adalah tamu yang harus selalu kita nantikan kedatangannya. Di bulan inilah, Allah SWT menjanjikan berlipat-lipat pahala untuk para hambanya yang beriman dan taat kepada perintah-Nya, yaitu melaksanakan puasa di bulan ramadhan. So, jika kamu tanya apa manfaat puasa ramadhan, pasti banyak banget jawabannya. 1000 artikel di blog ini tak akan cukup untuk menjelaskan semua tentang manfaat puasa ramadhan.

Tapi, meskipun begitu setidaknya mari kita bahas manfaat puasa ramadhan yang paling penting bagi kehidupan umat islam. Ada berapa? Cukup dengan 5 manfaat puasa ramadhan ini saja pasti kamu akan sudah bisa mendapatkan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat kelak.

5 Manfaat Puasa Ramadhan

1. Memperbaiki Pola Hidup

Mungkin kita tidak sadar, kalau sebenarnya pola hidup yang kita lakukan sehari-hari adalah termasuk pola hidup yang buruk, baik untuk segi kehidupan sosial maupun untuk kesehatan. Contohnya, di hari-hari sebelum ramadhan kita seringkali bangun kesiangan bahkan jarang sekali mendapatkan waktu untuk sholat shubuh. Nah, di bulan ramadhan ini kita bisa sedikit demi sedikit mengubah pola hidup tersebut dan membiasakan diri untuk bisa bangun lebih pagi, karena di bulan puasa ini pasti kita butuh untuk bangun sahur.

Jika aktivitas tersebut rutin kita lakukan selama 30 hari, maka tak menutup kemungkinan aktivitas tersebut bisa menjadi satu kebiasaan. Sehingga, setelah ramadhan berlalu, kebiasaan bangun pagi tersebut sudah tercetak di dalam diri kita.

2. Mengerti arti kesederhanaan yang sebenarnya

Ada satu manfaat puasa ramadhan yang begitu besar akan kamu rasakan jika menjalankannya dengan benar dan sungguh-sungguh. Yakni, kamu akan mengerti arti sesungguhnya dari kesederhanaan, efeknya di kemudian hari kita akan lebih bisa menghargai hidup.

Apa buktinya kalau manfaat puasa ramadhan dapat membantu kita mengenal arti kesederhanaan?

Di bulan ramadhan ini kita diperintahkan untuk menahan rasa lapar dan haus seharian penuh, dimulai saat masuk waktu shubuh hingga nanti tiba waktu maghrib. Coba bayangkan, bagaimana beratnya menahan rasa haus dan lapar ini. Jangankan seharian, bahkan ketika jeda waktu sarapan sampai makan siang saja, kalau perut tidak segera terisi makanan rasanya usus seperti melilit-lilit. Makan pun terkadang kalau menunya tida sesuai dengan selera juga tidak akan dimakan.

Nah berbeda dengan saat kita menjalankan puasa. Setelah seharian penuh menahan lapar dan dahaga, ketika tiba waktu adzan maghrib, hanya dengan segelas air putih saja, mulut kita akan terasa sangat ringan untuk mengucapkan ‘alhamdulillah‘. Bahkan setelah itu, tak peduli lagi apa menu yang tersedia, kamu pasti akan menerima semua apa adanya. Sangat jauh berbeda dengan kebiasaan di luar bulan ramadhan bukan?

3. Mengerti betapa pentingnya berbagai dengan sesama

Di bulan ramadhan ini, kita juga diajari agar bisa melonggarkan hati untuk berbagi dengan sesama. Salah satu contohnya adaah saat kita membagi-bagikan takjil kepada orang lain, dan juga saat kita berzakat. Zakat adalah salah satu bukti bahwa Allah SWT sangat mewajibkan kepada seluruh hambanya agar mau berbagi rejeki dengan orang lain yang membutuhkan.

Bahkan untuk membuktikan pentingnya berbagi di bulan ramadhan yakni dalam bentuk zakat, bisa dilihat dari firman Allah SWT pada surat Al-Baqoroh ayat 43, yang artinya:“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’” (QS. Al Baqarah: 43)

4. Membersihkan diri dari pikiran-pikiran kotor

Selain menahan rasa lapar dan haus, kewajiban seorang muslim dalam menjalankan puasa adalah menahan hawa nafsunya. Hawa nafsu inilah yang akan menimbulkan pikiran-pikiran kotor, bahkan hingga perbuatan yang maksiat dan merugikan diri sendiri maupun orang lain. Menahan hawa nafsu menjadi yang terpenting bagi setiap manusia, karena musuh yang nyata bukanlah yang bisa mudah dilihat oleh mata dhohir, melainkan adalah hawa nafsu. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Kalian telah pulang dari sebuah pertempuran kecil menuju pertempuran akbar.” Lalu sahabat bertanya, “Apakah pertempuran akbar (yang lebih besar) itu wahai Rasulullah?” Rasul menjawab, “jihad (memerangi) hawa nafsu.”

5. Meraih derajat tertinggi, yakni hamba Allah SWT yang bertaqwa

Secara sederhana taqwa adalah melakukan perinta Allah SWT dan meninggalkan segala yang menjadi larangan-Nya. Pada prakteknya, menjadi seorang hamba yang bertaqwa saat bulan ramadhan berarti tidak melakukan apa saja yang diharamkan ketika puasa, seperti makan, minum, hubungan suami-istri saat puasa, dll. Padahal semua itu adalah kebiasaan yang juga kebutuhan dimana selalu kita lakukan, bahkan setiap hari 3x (untuk makan dan minum). Tapi karena patuh kepada perintah Allah SWT, maka kita rela untuk meninggalkannya. Nah, itulah taqwa.

Taqwa menjadi satu tujuan utama sekaligus juga hikmah yang bisa kita dapatkan dari laku puasa atau manfaat puasa ramadhan yang paling besar. Seperti yang telah Allah SWT firmankan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqoroh ayat 183, yang artinya:“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.