Makan Terlalu Lapar dan Terburu-buru Bakal Mempersingkat Hidupmu!

Makan merupakan suatu kegiatan yang dibutuhkan tubuh kita untuk memperoleh energi. Bagi orang-orang yang sibuk, mereka menghabiskan waktu untuk makan dengan begitu singkat. Menurut dailymail, orang Inggris hanya menghabiskan 41 menit dari hari mereka untuk sarapan, makan siang dan makan malam. Jika dibagi, waktu makan itu hanya berkisar rata-rata 8 menit untuk sarapan, 14 menit untuk makan siang dan 19 menit untuk makan malam. Sementara itu, orang Amerika memiliki waktu yang sedikit lebih panjang untuk makan. Dari ketiga makanan utama, mereka menghabiskan waktu sekitar satu jam 14 menit.

Tapi tahukan kamu kalau makan terburu-buru bisa mempersingkat hidupmu? Orang yang makan terlalu cepat cenderung menjadi gemuk, atau memiliki perkembangan sindrom metabolik, yang keduanya meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke – yang semuanya bisa menyebabkan kematian.

Akibat Makan Terburu-buru bagi Tubuh

Ketika kamu makan terburu-buru, tidak peduli jam berapa itu, sistem pencernaan kamu tidak bisa bertahan. Ketika itu terjadi, itu tidak bisa memicu otakmu untuk mengetahui apakah kamu sudah kenyang. Mau tidak mau, kamu akan makan terlalu banyak.
Ketika kamu mencerna sesuatu, butuh sekitar 20 menit agar lambung bisa bekerja dengan baik. Proses tersebut tidak akan dimulai sampai lambung mulai meregang. Jadi jika kamu meperlambat dan memberi waktu lebih banyak saat makan, kamu mungkin bisa berhenti makan lebih cepat dan tidak akan mengkonsumsi makanan berlebihan.

Memperlambat Makan Memberi Lebih Banyak Waktu bagi Lambung untuk Mulai Mencerna Makanan.

Bayangkan saat kamu benar-benar lapar, kamu pasti akan menyantap apa saja yang ada dihadapanmu dan tentu saja waktunya sangat singkat. Kamu juga bisa merasakan mulas setelahnya. Hal ini terjadi karena lambungmu mencoba mencerna dengan kecepatan saat kamu mengirim semua makanan itu ke dalamnya. Makan lebih pelan selama minimal 20 menit, memungkinkan saluran pencernaan untuk mulai mencerna makanan. Selain itu, ketika kamu makan terlalu cepat, udara masuk ke lambung dan membebaninya. Hal inilah yang menyebabkan asam lambung naik dan menghasilkan penyakit maag atau gastroesophageal reflux (GERD).

Makan dengan Pelan Dapat Membantu Kamu Menikmati Makanan

Memang, makan akan terasa lebih nikmat jika kamu tidak memiliki penyakit maag, GERD, gas dan kembung, tapi memperlambat makan juga membantu kamu untuk menikmati makanan. Kamu akan sadar dengan tekstur, aroma, dan bau makanan, membuat makanan lebih menarik dan mudah diingat. Ini dangat bagus jika kamu makan di restoran dan ingin menikmati momen tersebut.

Jika kamu memiliki kebiasaan banyak makan dan melakukannya dengan cepat, kamu tidak bisa mengubah hal itu hanya dalam semalam saja. Namun, ada banyak tips yang dapat kamu gunakan untuk meningkatkan waktu makan dan makan dengan pelan selama 20 menit setiap kali makan. Cobalah 5 tips di bawah ini :

1Pilih makanan berserat tinggi yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk dikunyah

Apa yang membuatmu makan dengan lebih cepat, brokoli mentah atau breadstick? Serat tinggi, sayuran segar akan memakan waktu lebih lama saat kamu makan, hanya karena teksturnya. Plus, nutrisi akan mengisi tubuhmu lebih cepat! Sementara kamu belajar untuk memperlambat kebiasaan makan, kamu juga akan memulai kebiasaan yang benar-benar sehat!

2Letakkan peralatan di antara gigitan

Kiat ini bisa terasa menakutkan, tetapi tidak seburuk yang kamu kira. Di antara gigitan, letakkan sendokmu atau tanganmu. Ini adalah langkah kecil, tetapi tindakan tersebut memaksa kamu untuk memperlambat, bahkan jumlah terkecil, dan benar-benar fokus untuk memeriksa dengan tubuh untuk menentukan apakah kamu sudah kenyang atau belum.

3Coba atur jumlah minimum kunyahan per gigitan

Ketika kamu tidak mengunyah makanan menjadi potongan-potongan kecil, itu bisa sangat sulit untuk dicerna nanti. Cobalah untuk mengatur jumlah minimum mengunyah per gigitan. Ini bisa lima atau tiga puluh lima, apa pun yang terasa terbaik untukmu. Setelah terbiasa, kamu bahkan tidak perlu menghitung lagi.

4Cari orang yang makan dengan pelan dan berbaur dengannya

Jika kamu sadar bahwa kamu makan terburu-buru, mungkin karena seseorang yang makan denganmu telah melakukannya dihadapanmu. Lain kali saat makan bersama mereka, fokuslah pada kecepatan di mana mereka mengonsumsi makanan mereka dan cocokkan dengan mereka. Kamu tidak perlu mengikuti mereka sampai mereka merasa ilfeel karena tingkahmu, hanya kamu menemukan kesadaran diri untuk makan dengan perlahan.

5Bicara dengan orang yang makan denganmu bisa memperlambat kecepatan makan

Bersikap ramah. Saat kamu sedang makan dengan seseorang, mulailah percakapan. Kamu akan merasa kadum sampai seberapa banyak dan cepat kamu akan merasa kenyang saat mengiringinya dengan percakapan ringan.


Selain makan terburu-buru memiliki dampak yang buruk bagi kehidupanmu, ternyata makan saat perut sangat lapar juga hal buruk. Kamu tidak percaya? Sekarang bayangkan kamu sedang benar-benar lapar, apakah kamu akan makan dengan seimbang? Mungkin tidak. Seperti sebelumnya, hal buruk ini juga terjadi karena salahnya pola makanmu. Ketika perut kosong, kadar gula darah akan turun, kadang secara cepat. Karena tubuh ingin merawat dirinya, ia berfokus pada makanan apa pun yang memiliki kalori tinggi. Apalagi untuk kamu yang suka junk food, makanan itu cenderung memiliki kalori yang paling tinggi.

Makan Terlalu Lapar

Saat kamu lapar, hampir semua makanan terlihat bagus. Tapi setelah kamu selesai makan, kamu cenderung mencari makanan lain karena belum merasa puas. Semakin laparnya, semakin sulit untuk menahan makanan yang tidak sehat seperti burger, pizza, es krim dan lainnya.

Penelitian tentang pembeli yang datang ke toko bahan makanan sambil lapar menunjukkan bahwa mereka jauh lebih suka untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Aner Tal dari Food and Brand Laboratory di Cornell University mengatakan, “orang yang lapar cenderung memikirkan makanan yang lebih tinggi kalori yang memberikan lebih banyak energi, yang mempengaruhi pilihan makanan yang mereka beli selama seminggu. Makanan ini mungkin termasuk daging merah, permen dan makanan ringan asin, berbeda dengan makanan rendah kalori seperti dada ayam, sayuran dan buah-buahan.”

Mempersiapkan Cemilan

Jika kamu tahu memiliki kebiasaan buruk makan saat terlalu lapar, kamu bisa mempersiapkan cemilan sehat untuk berjaga-jaga. Jika kamu tipe pekerja yang sering berada dimeja, siapkan almond atau makan ringan protein tinggi lainnya di dalam laci. Saat kamu merasa lapar, ambillah segenggam kacang untuk menangkal sensasi lapar yang menyakitkan itu. Memiliki beragam cemilan dapat membantumu lebih terasa kenyang hingga mendapatkan makan yang seimbang dan sehat. Hal ini juga membuat kamu tidak terburu-buru saat makan nanti.

Snack!

Jadi saat kamu berbelanja, pastikan untuk membeli beberapa cemilan ringan yang sehat dan mudah dibawa kemana-mana, disamping makanan pokok. Kamu tidak hanya akan merasa lebih sehat dan kurang stres tentang menemukan sesuatu saat merasa lapar, tetapi akan jauh lebih bahagia dengan cara memperlakukan tubuhmu.

Tidak peduli bagaimana harus melatih diri untuk memperlambat, kamu akan bersyukur karena telah meluangkan waktu untuk melakukannya. Tidak ada makanan dan tidak ada waktu yang terburu-buru yang layak kamu keluarkan untuk kehilangan kesehatan yang berharga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.