Lowongan Pekerjaan Tidak Jelas Yang Patut Dihindari

1.lowonganpekerjaantidakjelas

Kosongan – Mencari kerja memang susah, namun jangan sampai kamu tertipu dengan lowongan kerja tidak jelas. Banyak lowongan kerja yang terkadang mencurigakan namun cukup terlihat menyakinkan. Tingginya kompetisi dalam mendapatkan pekerjaan membuat banyak orang mudah percaya dengan segala kesempatan. Hal ini pun dimanfaat untuk pihak-pihak tidak bertanggung jawab sebagai kesempatan meraup keuntungan.

Jaman sekarang tidak jaman untuk muda tertipu apalagi kamu yang masih muda dan lebih melek teknologi. Maraknya lowongan kerja online mempermudah berbagai modus penipuan yang bisa mengancam keselamatanmu juga. Jangan asal tekan ‘lamar’, kamu harus jelih dan setidaknya melakukan pencarian singkat tentang perusahaan yang hendak kamu lamar. Beriku beberapa tips terhidar dari penipuan lowongan kerja tidak jelas.

8 Ciri Lowongan Pekerjaan Tidak Jelas

1Tidak mencantumkan profil perusahaan dengan lengkap.

Jika kamu termasuk orang mencari pekerjaan melalui website tertentu, kamu perlu memeriksa halaman profil perusahaan bersangkutan. Kebanyakan website khusus lowongan kerja menyediakan halaman profil sebuah perusahaan. Di situ para pelamar bisa melihat latar belakang perusahaan, lowongan apa saja yang tersedia hingga review dari para pekerjanya.

Jika lowongan yang ingin kamu tidak memiliki halaman profil yang lengkap, ada baiknya kamu hindari lowongan tersebut. Hal tersebut menandakan perusahaan itu kurang profesional. Karena sebagai besar perusahaan jaman sekarang berbasis online dalam publikasinya. Bahkan perusahaan start up sekali pun punya profil yang lebih jelas.

Apalagi melamar di lowongan dengan “perusahaan dirahasiakan”, mending kamu hindari saja lowongan yang seperti itu meski kamu sedang butuh banget kerja.

2Meminta kamu menelpon untuk wawancara via telepon.

Mendapat kesempatan untuk interview adalah hal yang pasti kamu tunggu-tunggu. Beberap interview tidak selalu datang ke lokasi. Ada yang diawali dengan proses interview via video call atau telepon. Hal ini sebetulnya sudah menjadi metode yang wajar di era sekarang. Selain memudah kamu, hal ini juga membuat pelamar tidak repot sebelum mendapatkan kepastian untuk diterima.

Namun, jika sampai kamu yang disuruh menelpon duluan dengan pulsa kamu sendiri, profesionalisme perusahaan tersebut perlu dipertanyakan. Sebagai seorang pelamar, sebetulnya kamu tidak perlu mengeluarkan unag sepeser pun. Jika kamu tidak keberatan, kamu bisa saja tetap melangsungkan wawancara, namun pikir-pikir dulu sebelum menerima tawaran kerja di perusahaan seperti itu.

3Meminta sejumlah uang untuk persyaratan yang tidak jelas.

Jika kamu tidak keberatan mengeluarkan pulsa untuk perusahaan tujuanmu, kamu wajib merasa keberatan jika mereka meminta kamu sejumlah uang untuk bisa bekerja di tempat tersebut. Hal ini jelas sangat tidak benar, bahkan kamu bisa melaporkan hal ini pada pihak website di mana kamu mendapatkan iklan lowongan.

Tujuanmu mencari kerja adalah untuk mendapatkan uang. Jangan sampai belum apa-apa kamu yang malah harus keluar uang. Gak usah pakai dipertimbangkan lagi, lowongan seperti ini patut kamu hindari.

4Minta biaya untuk agensi travel dengan alasan seleksi tahap berikutnya melalui e-mail.

Kamu harus hati-hati ketika menerima lamaran dari Whatsapp yang tidak jelas sumbernya. Bahkan beberapa lowongan BUMN atau perusahaan besar lainnya biasanya tersebar melalui chatting account. Setelah melamar biasanya dengan mudah kamu akan mendapatkan e-mail surat yang tampak resmi dengan logo perusahaan bersangkutan.

Jangan mudah percaya dan senang dulu, jaman sekarang penipuan tersebut sedang marak. Biasanya kamu tidak langsung diterima, kamu akan diberitahu lolos ke tahap berikutnya dan harus membayar biaya perjalanan. Kamu memang mungkinakan benar-benar berangkat, namun tidak jelas ketika kamu sudah sampai ditujuan.

Ini merupakan salah satu modus penipuan agen perjalanan yang tidak bertanggung jawab.

5Meminta ijazah asli untuk disita selama kamu bekerja.

Ijazah adalah salah satu dokumen penting yang tidak boleh diberikan pada sembarang instansi. Karena perusahaan profesional tidak akan pernah menyita ijazahmu. Dengan alasan apa pun, jangan sampai kamu merelakan ijazahmu untuk sebuah pekerjaan.

Hal ini akan berbuah buruk padamu ke depannya. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari, lowongan seperti ini wajib kamu hindari.

6Job description yang tidak jelas.

Setiap iklan lowongan pekerjaan biasanya menampilkan job description agar pelamar bisa merasa yakin untuk melamar dan menyesuaikan dengan keahliannya.

Hindari lowongan pekerjaan yang tidak mencantumkan job description dengan jelas. Hal ini juga menunjukan bahwa perusahaan tersebut tidak profesional. Bisa-bisa kamu mendapatkan tugas yang tidak sesuai dengan ahlianmu dan memiliki tanggung jawab serabutan yang tidak sepadan dengan gajinya.

7Gaji yang tidak masuk akal dan terlalu banyak janji yang terdengar menggiurkan.

Beberapa lowongan kerja biasanya memiliki daya tarik yang tinggi. Salah satunya adalah menjanjikan gaji yang tinggi dan terbilang tidak masuk akal. Kamu harus teliti dan benar-benar mencari tahu latar belakangan perusahaan dan pekerjaan yang ditawarkan.

Bisanya hal ini terjadi pada lowongan perusahaan saham atau konsultan bisnis. Pekerjaan tersebut biasanya akan membuat kamu rugi dan tidak mendapat gaji sama seklai meski kamu pergi ke kantor setiap hari. Karena gajinya memang tinggi namun jika kamu memenuhi target. Jika tidak, kamu bisa tidak mendapat gaji hingga berbulan-bulan.

Cari pekerjaan yang realistis saja terlebih dahulu dengan gaji yang standar.

8Tempat pertemuan interview yang tidak jelas.

Sekali lagi, jangan mudah tergiur dengan panggilan interview. Kamu juga perlu melalukan cek ulang tentang perusahaan tersebut dan lokasi pertemuannya. Apa pun bisa kamu lakukan sekarang hanya dengan mengandalkan Google. Cari alamat perusahaan melalui Google Map. Kamu bahkan bisa melihat gedung perusahaan yang sedang kamu tujuh.

Ada beberapa perusahaan yang biasanya melakukan interview di luar seperti di cafe hingga hotel. Kamu perlu waspada bahkan meninggalkan kesempatan interview yang kurang jelas seperti itu.