Film Tragedi Yang Terlalu Menyedihkan Untuk Ditonton Dua Kali

film-tragedi-2

Kosongan – Mungkin kamu memiliki film favorit yang selalu kamu tonton berkali-kali. Hal ini karena film tersebut bisa saja indah dalam segi cerita dan visual. Cerita yang memiliki akhir bahagia juga akan memberikanmu perasaan lega setiap kali selesai menonton film tersebut.

Namun, ada juga film tragedi yang memiliki cerita memukau, tetapi tidak terlalu menyenangkan untuk ditonton karena mengandung konten kekerasaan dan cerita yang memilukan. Beberapa film adaptasi sejarah biasanya memiliki kisah peperangan yang menyedihkan dan penuh dengan teror, namun tetap akan membuat kamu berdecak kagum.

Berikut adalah beberapa rekomendasi film tragedi yang epic meski menyedihkan untuk ditonton. Beberapa darinya bahkan berdasarkan kisah nyata.

Film Tragedi Dengan Kisah Menyedihkan Dan Memilukan

1The Boy in the Striped Pajamas (2008)

film-tragedi-1

Berlatar pada perang dunia ke II, film ini bercerita tentang seorang bocah berusia 8 tahun, Bruno (Asa Butterfield) yang pindah ke Berlin ketika sang ayah baru saja naik pangkat sebagai salah satu komandan Nazi. Mereka tinggal di dekat camp konsentrasi dan Bruno sudah diperingatkan untuk tidak bermain di belakang rumah.

Karena kesepian dan belum memiliki teman baru. Ia pun tidak mempedulikan larangan tersebut. Ia menjelajahi bagian belakang rumahnya dan bertemu dengan Shumel (Jack Scanlon), bocah seusianya dengan pakaian bergaris di balik pagar duri. Mereka pun menjalin persahabatan yang sebetulnya terlarang karena Shumel adalah orang Yahudi.

2Schindler’s List (1993)

film-tragedi-2

Film berikutnya masih berlatar pada perang dunia ke II, dan masih seputar kisah holocaust, yaitu pembantaian besar orang Yahudi oleh Nazi. Namun film satu ini berdasarkan kisahn nyata. Tentang seorang pengusaha bernama Oskar Schindler yang memperkerjakan orang-orang Yahudi di pabriknya agar mereka selamat dari holocaust.

Awalnya Oskar (Liam Neeson) berlagak seperti pengusaha yang murni hanya melihat para buruhnya sebagai aset. Hingga semakin hari, ia mulai merasakan simpati dan keinginan melindungi para orang Yahudi dari kekejaman Nazi, meski ia sendiri adalah anggota dari partai Nazi.

Liam Neeson tampil dengan akting mengagumkan sebagai Oskar. Film ini juga berkualitas secara sejarah namun tetap artistik dengan filter hitam putih yang membangkitkan aura masa perang. Film ini berhasil memenangkan penghargaan Oscar pada tahun 1994 sebagai Best Picture.

3Green Mile (1999)

film-tragedi-3

Green Mile merupakan film yang diangkatan dari novel karya Stephen King berjudul sama. Berbeda dengan karya adaptasi Stephen King pada umumnya yang menyeramkan, Green Mile merupakan salah satu kisah yang melankolis dan cukup memilukan.

Berkisah tetang Paul Edgecomb (Tom Hanks), seorang penjaga penjara yang suatu hari kedatangan tahanan baru, John Coffey (Michael Clarke Duncan). JOhn divonis hukuman mati karena telah membunuh dan memperkosa dua gadis cilik. Namun Paul mulai meragukan tuduhan tersebut karena sifat John yang lemah lembut dan ketakutannya akan gelap. John juga memiliki kekuatan ajaib yang membawa mujizat bagi orang-orang di sekitarnya termasuk Paul.

4Miracle In Cell No.7 (2013)

film-tragedi-4

Film satu ini hampir serupa dengan tragedi yang terjadi pada kisah Green Mile. Bercerita tentang seorang ayah yang divonis hukuman mati karena tuduhan pembunuhan dan pelecehan seksual pada seorang gadis cilik. Karena memiliki gangguan mental dan tidak cakap berbicara, sang ayah, Lee Yong-gu (Ryu Seung) tidak bisa membela diri dan memberitahu apa yang sebernanya terjadi.

Selama dipenjara, para tahanan satu selnya membantu Yong-gu untuk tetap bisa menghabiskan waktu bersama anaknya, Ye-sung (Kal So-won) dengan menyembunyikan di sel tersebut, dibantu dengan opsir yang juga mulai berpikir apa benar Yong-gu bertanggung jawab atas tindakan kriminal tersebut.

Melihat film seperti Green Mile dan Miracle in Cell no.7, pastinya akan membuat kamu berpikir, berapa banyak kasus salah tuduh yang telah terjadi dan membuat orang harus menanggung hukuman yang tidak seharusnya mereka tanggung.

5Silenced (2011)

film-tragedi-5

Film berikutnya adalah merupakan kisah fiksi, namun sangat mungkin terjadi di sekitar kita. Bercerita tentang seorang guru bernama Kang In-Ho (Gong Yoo) yang menjadi guru baru di sebuah sekolahan. Awalnya ia tidak melihat ada yang aneh di sekolah tersebut, hingga secara perlahan ia mendapati tindak kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi pada tiga murid bisu di sekolah tersebut.

Karena bisu, mereka tidak bisa melakukan perlawanan. Kang In-Ho dibantu dengan seorang wartawan, Seo Yoo-Jin pun membantu para murid tersebut untuk membuat pengaduhan atas tindakan para guru dan kepala sekolah yang melakukan pelecehan pada mereka.

Film ini mungkin tidak berdasarkan kisah nyata seratu persen, namun merupakan hal yang bisa saja terjadi di sekitar kita. Beberapa dari kasus seperti ini berhasil ditangani, namun, banyak juga yang tertinggal tanpa diketahui karena korban tidak memiliki kekuatan untuk mengaduh.

6Dancer In The Dark (2000)

film-tragedi-6

Merupakan film garapan Lars von Tier, sutradara yang terkenal dengan berbagai filmnya yang bertema depresif dan memiliki akhir memilukan. Dancer In The Dark bercerita tentang Selma (Bjork), seorang imigran di Amerika yang hidup dalam kemiskinan. Ia memiliki penyakitan tururunan yang membuatnya memiliki masalah pengelihatan. Untuk menghindari sang anak memiliki penyakit yang sama. Ia pun berkerja keras mengumpulkan uang utuk operasi sang anak.

Ia bekerja sebagai buruh pabrik, sekaligus mengambil pekerjaan sebagai aktris pada penampilan drama musical karena ia pandai bernyanyi. Hingga suatu hari ia kehilangan pengelihatannya secara total dan mengalami berbagai kesusahan lainnya. Mulai dari kehilangan pekerjaannya hingga dituduh sebagai pencuri.