Film Bertema Teknologi Yang Berpotensi Untuk Diwujudkan Menjadi Nyata

2.filmbertemateknologi

Kosongan – Perkembangan teknologi mutakhir bukan lagi hal yang mustahil. Banyak penemuan dalam bidang teknologi yang terus bermunculan dan tidak pernah berhenti mengejutkan umat manusia awam. Sebelum laptop menjadi kebutuhan pokok, Bill Gates pernah ditertawakan karena berkata setiap orang di masa depan akan memiliki PC di meja masing-masing di rumah mereka.

Banyak pula teknologi dalam film yang dulu hanya lelucon atau sesuatu yang dianggap fantasi. Mulai dari virtual reality dari Matrix hingga hoverboard dari Back To The Future. Sama halnya perkembangan teknologi yang merupakan hasil imajinasi para ilmuan, film adalah hasil imajaniasi penciptanya. Karena teknologi terus berkembang, berikut beberapa film teknologi terbaru yang berpotnesi menjadi nyata di masa depan.

7 Film Bertema Teknologi Terbaru

1Dunia game virtual reality ala Ready Player One

Salah satu teknologi yang sangat mungkin tercipta di masa depan adalah dunia virtual reality seperti pada film Ready Player One. Virtual reality sendiri telah menjadi perangkat game yang dimiliki oleh para gamers sejati. Game juga merupakan salah satu industri hiburan yang semakin berkembang dengan pesat. Hal ini bisa dilihat dari terusnya dirilis dengan grafik visual yang semakin mutakhir. Game-game populer yang berbasis MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) semakin menjamur dan memiliki pertandingan tingkat international.

Sama halnya penemu barang-barang cangguh dalam kehidupan, para kreatr game juga tidak pernah puas. Mungkin akan ada jaman di masa depan anak cucu kita bermain MOBA game di dunia virtual.

2Robot pintar yang dapat diajak berkomunikasi ala Ex Machina

Para pencipta robot tidak pernah berhenti mengembangkan teknologi dengan menciptakan robot yang serupa dengan manusia. Mulai dari robot yang hanya memiliki tampilan kawat dan kabel, sekarang robot yang memiliki tampilan manusia juga terus dikembangkan. Sama halnya di film Ex Machina, Nathan (Oscar Issac) sedang mengembangkan afeksi dari robot perempuan ciptaannya Ava (Olivia Vikander) dengan dipancing percakapan oleh Caleb (Doomhnall Gleeson).

Nathan ini mencipatakn robot yang diharapkan bisa berkomunikasi dengan manusia. Tak hanya sekedar menerima perintah atau menjawab, Ava diharapkan juga bisa memiliki pemikirannya sendiri dan perspektifnya sendiri.

3Aplikasi komputer serba bisa yang juga bisa menjadi teman ala Her

Her merupakan salah satu film romantis bertema teknologi yang seru untuk ditonton. Bercerita tentang seorang laki-lakibernama Theodore (Joaquin Phoenix) yang jatuh cinta dengan program komputer terbarunya, Samantha (Scarlett Johansson). Tak hanya membantu kehidupan sehari-hari Theodore, Samantha juga berhasil menemani kesendirian Theodore hingga membuatnya jatuh cinta.

Prinsip kerja Samantha sama dengan personal assistance seperti Cortana maupun Alexa. Mereka bisa menjawab semua pertanyaanmu dan membantu mengatur file yang ada di komputer hingga menjadi alarm dan reminder. Namun, apa jadinya jika afeksi dan emosi mulai dimasukan dalam sebuah perangkat teknologi?

4Investigasi kriminal yang lebih efektif ala Minority Report

Angka kriminal di dunia semakin meningkat setiap harinya. Beberapa dari pelakunya mendapatkan hukuman yang setimpal, namun tak sedikit yang berhasil lolos dari jeratan hukuman karena pengacara yang handal. Ada pula kisah ironis tentang orang yang salah tangkap dan harus menerima hukuman yang tidak seharusnya mereka jalani. Hal ini karena manusia masih lengah dan tidak dapat diandalkan sepenuhnya dalam menentukan kebenaran.

Dengan adanya teknologi seperti pada film Minority Report, pelaku tidak hanya dapat tangkap dengan bukti yang nyata, namun tindak kriminal dapat dicegah agar tidak terjadi.

5Robot Artificial Intelligence yang membelot ala Lucy

Perkembangan teknologi tidak selalu menghasilkan inovasi yang bermanfaat. Para ilmuan harus memperhatikan pula dampak yang bisa timbul jika terlalu menciptakan kepandaian pada robot dengan artificial intelligence.  Bisa-bisa kepandaian mereka melampaui batas seperti Lucy, yang akhirnya membelot dan membunuh banyak manusia.

Dalam film Lucy, memang perusahaan yang menciptakan Lucy memiliki maksud buruk, tapi jika hal ini sampai terjadi di dunia nyata, bisa kacau. Tidak menutup kemungkinan kecelakaan dalam inovasi bisa terjadi di masa depan seperti pada film Lucy.

6Metode dan obat penyembuh depresi ala Maniac

Kehidupan manusia jaman sekarang semakin dinamis dan akan terus bertambah cepat seiring berkembangnya peradaban dan teknologi. Hal ini seringkali menimbulkan depresi pada manusia. Banyak orang jaman sekarang memiliki depresi atau penyakit mental yang timbul dari trauma maupun peristiwa menyedihkan. Ada pula yang muncul karena lingkungan hidupnya. Penyakit jiwa bisa berakhir dengan niat bunuh diri dan gangguan pikiran lainnya. Belum ada obat pasti dan terapi yang seratus efektif untuk penyakit jiwa.

Dalm serial Maniac, sebuah perusahaan Jepang menciptakan pil ULP dan sebuah komputer pintar dengan perasaan. Yang merupakan serangkaian perangkat untuk pengobatan jiwa seseorang dengan kriteria tertentu.

7Ekspekdisi mencari planet tempat tinggal baru ala Interstellar

Interstellar adalah sebuah film tentang ekspekdisi mencari planet baru sebagai tempat tinggal manusia yang dilakukan oleh Cooper (Matthew McCounaughy) dan Amelia Brand (Anne Hathaway). Setelah menemukan planet yang ditujuh, rencananya mereka akan memindahkan peradaban manusia melalui lubang cacing.

Hingga hari ini pembicaraan tentang ekspekdisi luar angkasa masih marak diantara para ilmuan kosmologi. Kamu pasti mendengar tentang potensi membangun peradaban manusia di bulan atau planet Mars. Karena Bumi diprediksi juga memiliki masanya sebelum tidak layak lagi sebagai tempat huni manusia. Siapa tahu di masa depan manusia memang akan melakukan ekspekdisi serius untuk menemukan planet sebagai tempat huni baru yang lebih baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.