8 Cek Kesehatan Sederhana dan Singkat yang Bisa Dilakukan di Rumah

Sakit adalah sesuatu yang dihindari oleh semua orang. Tidak enak badan bisa terjadi karena terlalu lelah bekerja atau hal lainnya. Beberapa orang menghindar dari pemeriksaan medis di rumah sakit, dan malah ada beberapa orang yang takut dengan dokter.

Tetapi, kamu bisa melakukan beberapa tes untuk mendapatkan informasi yang diperlukan tentang kesehatan tanpa harus keluar rumah lho. Kamu bisa melakukannya sendiri, cara ini akan membantu orang-orang untuk memahami apakah sudah saatnya kita ke pekar yang lebih mengerti atau tidak perlu mengkhawatirkan apa pun.

Nah, tidak perlu ribet! Berikut beberapa cek kesehatan cepat dan sederhana untuk mengecek kesehatan kita.

1Tes Ukuran Pinggang: Diabetes

Salah satu indikator kesehatan utama adalah ukuran dari pinggang. Ambillah pita pengukur dan ukur pinggang 1 cm di atas pusar. Ukuran pinggang normal bagi wanita adalah 34 dan untuk pria adalah 40, ukuran pinggang yang sehat tidak boleh lebih dari itu.

Menurut penelitian, orang yang memiliki ukuran pinggang lebih besar 5 kali memiliki kemungkinan menderita penyakit diabetes tipe 2 daripada orang yang memiliki ukuran pinggang normal. Di Jepang pada tahun 2008, pemerintah setempat bahkan memutuskan untuk memberlakukan undang-undang yang mewajibkan orang-orang dengan perut besar untuk menghadiri sesi khusus untuk menurunkan berat badan.

2Tes Otak: Demensia

Dalam tes ini, kamu membutuhkan selembar kertas kosong, pulpen atau pun pensil, dan bantuan seorang teman. Gambarkan jam dan minta orang lain untuk menyebutkan waktu (jam dan menit). Misalnya, 03:30. Kemudian gambar jarum jam dan menit sehingga menunjukkan waktu yang dikatakan oleh sang teman.

Tes ini akan melibatkan banyak proses di otak. Bagian otak yang bertanggung jawab untuk gerakan lengan, spasial, dan persepsi visual mulai bekerja lebih keras dan itu sebabnya ketidakmampuan untuk menggambar jam dan jarum jam mungkin merupakan tanda-tanda demensia dini.

Sebagai informasi, demensia adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang seringkali disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Seringkali, memori jangka pendek, pikiran, kemampuan berbicara dan kemampuan motorik terpengaruh. Penderita demensia akan kehilangan kemampuan tertentu dan pengetahuannya yang telah didapatkan sebelumnya.

3Tes Tulang Belakang

Kamu membutuh dua timbangan. Cobalah untuk berdiri di atas satu timbangan dengan satu kaki dan pada timbangan lainnya dengan kaki satunya. Distribusi berat harus hampir sama. Jika angka sangat berbeda, ini mungkin menunjukkan bahwa tulang pinggul, tulang belakang, dan kepala berada di luar pusat. Mungkin ini saatnya untuk mengunjungi dokter yang cocok untuk pemeriksaan dan pengobatan yang diperlukan.

Tulang belakang yang berada di luar pusat bisa disebabkan oleh postur tubuh dan aktivitas harian, sepertiĀ  mendorong, menarik, memikul, bahkan duduk terlalu lama juga membuat tulang belakang menjadi sakit.

4Tes Sistem pernapasan

Metode ini disebut dengan Shtange test. Kamu memerlukan sebuah stopwatch untuk melakukan ini.

Berdirilah dan periksa detak jantung selama 30 detik. Kemudian duduk dan ambil / tarik 3 napas berturut-turut tanpa menghembuskan nafas. Lalu tahan napas selama yang kamu sanggup dan hitung waktunya. Setelah mengeluarkan / menghembuskan napas, periksa denyut nadi selama 30 detik lagi setelah tes.

Hasil:

  1. Jika kamu dapat menahan napas selama kurang dari 40 detik, berarti kerja sistem pernapasan yang kamu tidak begitu bagus. Hasil rata-rata dari tahan napas yang dilakukan harus 40-49 detik. Jika kamu dapat menahan napas selama lebih dari 50 detik, berarti kerja sistem pernapasan sedang dalam kondisi yang baik.
  2. Hitungan detak jantung selama 30 detik setelah tes harus sama dengan detak jantung selama 30 detik sebelum tes.

Jika mendapatakan hasil percobaan yang sama dengan hasil yang ditentukan atau lebih rendah, kondisi sistem pernapasan kamu dalam keadaan sehat. Namun, jika poin yang didapat lebih banyak, hal itu mungkin menunjukkan bahwa sistem kardiovaskular membutuhkan lebih banyak oksigen.

5Tes Tulang: Osteoporosis

Cobalah untuk mengecek kuku tangan, dari bagian tubuh itu kamu bisa mengetahui banyak hal tentang kesehatan tubuhmu. Jika kuku yang kamu miliki bergelombang dan bercabang atau bintik-bintik putih muncul, itu bukan hanya masalah kosmetik. Kondisi seperti itu mungkin menunjukkan bahwa tubuh kamu kekurangan vitamin B, zat besi atau ada risiko osteoporosis.

6Tes Penglihatan

Lihatlah bingkai jendela selama 30 detik dan kemudan tutup mata. Kemudian buka mata kiri, tutup, dan buka mata kanan pula. Jika gambar yang dilihat dengan mata menjadi buram dan garis-garisnya tidak sejajar satu sama lain, mungkin itu adalah tanda degenerasi makula atau kehilangan penglihatan yang sangat ireversibel.

Kamu juga bisa melakukan tes lain di dekat tempat parkir mobil. Mundur dari belakang mobil apa pun sejauh kira-kira 20 meter dan coba baca pelat nomor kendaraan tersebut. Jika kamu tidak dapat membaca pelat nomor tersebut, disarankan untuk segera mengunjungi dokter mata.

7Tes Sistem Pendengaran

Gangguan pendengaran merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umumnya disebabkan oleh faktor usia atau karena sering mendengar suara yang nyaring / keras. Pendengaran bisa dikatakan terganggu jika sinyal suara gagal mencapai otak, sehingga informasi yang disampaikan tidak bisa diketahui oleh penderita. Batas normal tingkat kebisingan yang bisa ditolerir oleh sistem pendengaran adalah dibawah 85 dB (desiBell).

Terdapat pencobaan untuk mengecek sistem pendengaran kamu. Cobalah untuk mendengar apa yang dibicarakan orang lain dari jarak sekitar 5 meter. Jika kamu tidak mendapatkan informasi apa pun, berarti kamu harus mengunjungi dokter.

Metode semacam itu tidak akan berfungsi di tempat-tempat ramai. Misalnya, di kafe dengan musik keras, kamu tidak akan bisa mendengat seseorang berbicara di dekatmu. Hal ini disebabkan oleh efek masking: suara yang lemah disamarkan dengan adanya noise yang kuat.

Selain tes ini, sudah banyak aplikasi yang dapat memeriksa sistem pendengaran.

8Tes Hati / Liver

Dalam tes ini, kamu memerlukan sebuah cermin yang memperlihatkan seluruh tubuh. Apakah kamu melihat lapisan lemak di atas pinggang? Lemak visceral yang mengelilingi hati, sehingga hati tidak akan berfungsi dengan baik.

Menguningnya putih mata, gumpalan lemak di kelopak mata dan lidah yang dilapisi juga menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan hati. Penyakit hati ini bisa menjerumus ke penyakit kuning.

Penyakit kuning bisa diindikasi sebagai masalah yang serius bagi fungsi sel darah putih, hati, pankreas atau kandung empedu. Selain perubahan pada mata dan kulit, tanda yang ditimbulkan bisa berupa mengeluarkan urin berwarna gelap dan tinja yang berwarna pucat.

Nah itulah beberapa tips dan tes kesehatan yang singkat dan sederhana yang bisa kamu lakukan di rumah sendirian. Sedikit mengingatkan kembali bahwa tes ini tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit. Ini hanyalah beberapa metode yang dapat membantu kamu menjaga kesehatan sehari-hari tanpa perlu ke rumah sakit. Namun, jika mengalami kendala lain, diharapkan agar langsung menemui dokter ahli. Seberapa sering kah, kamu mengunjungi dokter untuk menjalani pemeriksaan? Semoga artikel ini dapat membantu!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.