Alasan Bermain Game di Zaman Dahulu Lebih Berkesan Daripada Sekarang

Alasan Bermain Game di Zaman Dahulu Lebih Berkesan Daripada Sekarang
Alasan Bermain Game di Zaman Dahulu Lebih Berkesan Daripada Sekarang

Kosongan – Banyak alasan yang membuat bermain game di zaman dahulu, khususnya di tahun 90-an hingga awal 2000-an lebih berkesan dan memorabel. Salah satu alasannya karena belum banyaknya walkthrough seperti sekarang. Selain itu, masih banyak alasan lagi yang membuat bermain game di tersebut lebih berkesan. Berikut alasan-alasannya:

Alasan Bermain Game di Zaman Dahulu Lebih Berkesan Daripada Sekarang

Alasan Bermain Game di Zaman Dahulu Lebih Berkesan Daripada Sekarang
Alasan Bermain Game di Zaman Dahulu Lebih Berkesan Daripada Sekarang

1Internet dan Walkthrough Belum Seperti Kacang Goreng

Menemukan walkthrough sebuah video game di zaman dahulu dianggap merupakan sebuah keajaiban, apalagi jika walkthrough tersebut didapatkan dari internet, pasti sobat kosongan sudah dianggap seperti seorang dari masa depan. Hal ini karena di zaman dahulu teknologi internet di Indonesia masih belum sepesat sekarang.

Keuntungannya, hal itu membuat seorang pemain harus benar-benar besusahpayah untuk menamatkan sebuah game hanya dengan bermodal eksplorasi. Tapi, hal tersebut itulah yang akhirnya membuat seorang pemain sangat bangga apabila berhasil menemukan sesuatu yang langka dalam game tersebut.

Biasanya, di zaman dahulu walkthrough hanya bisa didapatkan apabila berlangganan majalah khusus game populer, tentunya hal itu membutuhkan uang yang cukup banyak.

2Tidak adanya Downloadable Content (DLC)

Pada zaman dahulu tidak ada istilah downloadable content atau DLC. Koneksi internet yang masih sangat jelek saat itu memaksa para pengembang untuk tidak membuat sesuatu yang bisa dapat diunggah oleh para pemain.

Keuntungannya, untuk memperpanjang usia game yang para pemain mainkan, para pengembang membuat sebuah ekspansi yang biasanya berada satu disc dengan game yang dibeli. Kerennya, ekspansi ini digarap dengan sangat serius seperti game intinya. Berbeda dengan DLC sekarang yang lebih digunakan sebagai alat pengeruk uang instan oleh kebanyakan pengembang.

3Arcade Tempat Para Pengembang Berinovasi

Arcade atau dingdong harus diakui menjadi salah satu alasan bermain game di era 90-an lebih berkesan dan memorabel. Sebagai sebuah konsol terbaru berukuran raksasa pada saat itu, mesin dingdong memuat banyak sekali game dengan berbagai macam genre. Tidak heran rasanya apabila di zaman duhulu, konsol yang satu ini dijadikan tempat berinovasi oleh para pengembang.

4Memory Card yang Bisa Dibawa Kemanapun

Sekarang konsol memang memiliki penyimpanan yang bisa sangat banyak menampung berbagai macam file bernama hardisk. Sedangkan di zaman dahulu para pemain hanya mengenal memory card yang ukurannya sangat kecil dan hanya bisa menampung file-file save game saja.

Tapi Keuntungannya memory card bisa dibawa ke mana saja. Para pemain yang bermain game di rental bisa membeli memory card sendiri dan mengamankan progres save game. Memang harddisk bisa ditransfer menggunakan kabel USB, tetapi sensasi menggunakan hardisk dan memory card sangat beda tentunya.

Bahkan di era PlayStation 1 ada banyak game yang mengharuskan para pemainnya membawa memory card sendiri-sendiri jika ingin mengakses mode multiplayer.

5Simpel dan Tidak ada Patch

Dengan lambatnya internet di era 90-an, memaksa para pengembang untuk benar-benar telah memastikan game kembangan mereka rilis tanpa masalah. Memang ketiadaan internet yang cepat agar bisa melakukan patch membuat para pengembang benar-benar ketat dalam menyaring kualitas game yang akan dirilis. Bandingkan dengan sekarang, pengembang terkadang melakukan patch hingga puluhan gigabyte hanya untuk memperbaiki sebuah bug.

6Kontroler Jauh Lebih Awet

Harus diakui, entah mengapa di zaman dahulu kontroler jauh lebih awet dibanding sekarang. Bahkan masih banyak sekali ditemui kontroler SEGA Genesis atau Super Nintendo yang masih berjalan dengan baik meskipun telah berusia lebih dari 25 tahun.

Kontroler PlayStation zaman dahulu juga sangat awet bahkan ketika sudah digunakan berjam-jam. Selain itu, dengan banyaknya produsen pihak ketiga yang punya lisensi resmi untuk menjual kontroler tersebut membuat para pemain bisa mendapatkan kontroler dengan harga lebih murah namun berkualitas.

Kontroler di zaman sekarang lebih rapuh dan berharga yang sangat mahal. Jika rusak, sparepartnya pun juga tidak bisa diganti secara sembarangan karena memiliki teknologi canggih yang membuatnya lebih kompleks.

7Konsol Hanya sebagai Alat Bermain Game

Di era 90-an hingga awal 2000-an, konsol benar-benar diproyeksikan sebagai alat untuk bermain game. Tidak ada yang bisa dilakukan dengan konsol selain bermain game. Bandingkan dengan sekarang, konsol kini berubah menjadi alat multimedia. Bagi sebagian orang, fungsi multimedia dalam konsol dianggap terlalu berlebihan.

Konsol masa kini juga dianggap terlalu ribet karena harus selalu terhubung dengan internet agar fungsinya bisa maksimal. Padahal di zaman dahulu, para pemain hanya plug and play tanpa internet atau hal-hal lainnya untuk bisa menikmati game secara maksimal.

Mungkin tadilah beberapa alasan mengapa bermain game di era 90-an hingga awal 2000-an lebih berkesan dan memorabel. Intinya sih, bagi pemain di era itu kesimpelan adalah hal yang utama karena berarti mempermudah para pemain. Para pemain tidak harus repot-repot memikirkan banyak hal untuk bisa memainkan gamenya dengan perasaan bahagia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.