7 Penyakit Musim Kemarau Yang Harus Diwaspadai

7 Penyakit Musim Kemarau Yang Harus Diwaspadai
7 Penyakit Musim Kemarau Yang Harus Diwaspadai

Di musim kemarau ini, ada berbagai Penyakit Musim Kemarau yang patut kita waspadai. Pasalnya, curah hujan semakin berkurang dengan datangnya musim kemarau. Udara panas pun akan menemani kita mulai dari siang sampai sore harinya. Bahkan, di malam hari terkadang sama panasnya dengan siang hari.

Waspadalah Terhadap 7 Penyakit Yang Biasa Menyerang Di Musim Kemarau Ini!

Apalagi akhir-akhir ini, pada pagi hari akan terasa sangat dingin dengan angin yang sangat kencang. Pada pagi hari, dinginnya udara bisa sampai 13 derajat di wilayah Bandung. Hal tersebut, tidak lepas dari berbagai bahaya Penyakit Musim Kemarau yang bisa kapan saja menyerang kita.

Oleh sebab itu, sebelum kamu terkena berbagai penyakit tersebut, kamu bisa melakukan berbagai antisipasi. Dengan mengubah pola hidup di musim kemarau ini. Karena memang, sehat itu mahal, jadi jangan sampai harusnya kamu liburan, malah nantinya berakhir ke dokter.

Tapi semoga hal tersebut terhindar dari kita semua, karenanya kamu bisa menyimak berbagai Penyakit Musim Kemarau yang ada di bawah ini:

1Diare

Diare
Diare

Ya, siapa yang tidak mengetahui Penyakit Musim Kemarau yang satu ini? Bahkan, Diare bisa menyerang kapan saja. Namun, Diare bisa menyerang kamu lebih cepat di bulan kemarau. Hal tersebut dikarenakan bakteri sangat cepat berkembang biak pada  udara yang panas.

Apalagi kelembapan rata-rata di wilayah Indonesia, antara 60 sampai 90% tingkatannya. Maka dari itu, makanan bisa lebih cepat membusuk, dan basi. Terutama makanan seperti buah-buahan, daging dan juga susu. Makanya, risiko terserang Penyakit Musim Kemarau ini bisa lebih cepat dan mudah.

Jangan sampai, makanan yang ada di rumahmu dibiarkan begitu saja, hingga besok pagi. Akan lebih aman jika menyimpan makanan di dalam kulkas. Dan, saat kamu hendak memakannya lebih baik dihangatkan terlebih dulu. Bukan hanya itu, saat musim kemarau seperti ini kamu harus lebih banyak minum air putih. Hal tersebut akan sangat membantu tubuh dalam melawan bakteri penyebab diare.

2Keracunan Makanan

Keracunan Makanan
Keracunan Makanan

Lalu Penyakit Musim Kemarau yang selanjutnya tak kalah berbahaya dari diare. Kalau kamu tidak lebih berhati-hati dalam memilih makanan, bukan diare lagi yang akan menyerang, melainkan penyakit keracunan makanan ini. Efeknya bisa sangat buruk, mulai dari badan bisa mudah lemas, hingga muntah-muntah, lalu pusing, bahkan sampai demam.

Itu terjadi bisa terjadi saat kamu bukan lagi mengonsumsi makanan  atau minuman yang nyaris busuk atau kotor, melainkan makanan yang udah 100% basi. Tentu saja secara logika kamu tidak mungkin makan makanan yang sudah basi. Tapi, dalam memilih makanan kemasan, lebih berhati-hati saja dengan tanggal kadaluarsa. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

3Biang Keringat

Biang Keringat
Biang Keringat

Penyakit Musim Kemarau yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Karena siapa saja bisa terserang dengan mudah oleh penyakit ini. Bahkan bayi sekalipun. Terik matahari dan juga suhu udara sampai lebih dari 33 derajat celcius, bisa membuat kamu lebih mudah berkeringat. Bahkan, sampai kulitmu basah, bak mandi saja.

Dan, jika debu-debu yang beterbangan sampai menempel ke kulit yang basah dengan gampang, tentu bakteri akan dengan mudah menyerang. Sama ketika cuaca mendingin di dalam ruangan yang ber-AC, debu bisa bercampur dengan keringat dan akhirnya mengering, dan pada sebagian lainnya bisa menyumbat pori-pori. Jadilah kulitmu berbiang keringat.

Untuk dapat mengobatinya, oleskan aja bedak atau juga salep anti biang keringat. Dan untuk mencegahnya, rajin-rajinlah membersihkan badan dan ganti baju dengan yang kering, jika keringat sudah membuat bajumu basah. Sering-seringlah cuci muka, dan minum air putih yang banyak.

4Jamur Kulit

Jamur Kulit
Jamur Kulit

Nah, Penyakit Musim Kemarau yang satu ini adalah jamur kulit. Ya, selain sangat berbahaya pada tubuh bagian dalam, tentu saja berbagai bakteri bisa dengan mudah membahayakan kulit bagian luar. Dan hal tersebut dikarenakan suhu udara di musim kemarau ini.

Debu yang telah bercampur dengan keringat, lalu menempel pada kulit yang kering dapat menyebabkan jamur kulit. Bahkan, bisa menyebabkan panu bagi sebagian orang. Tapi jangan khawatir, cara pencegahannya sama dengan cara pencegahan pada penyakit biang keringat tadi.

Jika kamu rajin-rajin membersihkan badan dan mengganti pakaian dengan pakaian bersih dan kering, bakteri tidak bisa mudah menempel pada kulit. Oleh sebab itu, jangan dibiasakan kamu membiarkan tubuhmu berkeringat dan tidak dengan segera membersihkan tubuh.

5Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Infeksi Saluran Pernapasan Atas
Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Nah ini, Penyakit Musim Kemarau yang juga tak kalah berbahaya. Infeksi saluran pernafasan atas, bisa sangat berbahaya. Apalagi jika kamu tidak berhati-hati, debu yang berterbangan bebas bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas. Jadi jangan heran, jika ada teman atau saudaramu yang masih juga kena sakit tenggorokan di musim kemarau.

Hal tersebut tiada lain, tiada bukan karena debu. Maka dari itu, kamu bisa mencegahnya dengan cara rajin-rajinlah memakai masker saat keluar rumah. Kebayang kan, jika di musim kemarau ini jalanan bisa sangat berdebu, apalagi di tambah dengan polusi dari kendaraan.

Bahkan, di sekitar rumahmu bisa jadi rawan berdebu, apabila minim sekali tanaman yang ditanam di sekitar daerah rumahmu. Bukan tidak mungkin, gejala awal penyakit ini dari batuk berdahak atau kering, yang tidak kunjung sembuh. Bahkan, hingga berbulan-bulan lamanya.

Dan perlu diperhatikan lagi, di dalam rumah juga bisa jadi rawan berdebu di musim kemarau ini. Ada baiknya dalam satu minggu sekali, kamu bersihkan seluruh sudut rumah dari debu-debu yang menempel. Jangan malas untuk kepentingan diri sendiri ya, tidak ada salahnya mencegah daripada mengobati.

6Hipertermia

Penyakit Musim Kemarau yang satu ini apakah masih asing di telingamu? Nah, jika  hipotermia bisa terjadi di udara dingin hingga beku, hipertermia justru bisa menimpa kamu yang sedang kepanasan. Penyakit ini bisa terpicu saat udara mencapai suhu sekitar 40 derajat celcius. Saat itu, sistem pendinginan di dalam tubuh bisa rusak.

Tubuh akan mudah lemas, kepala bisa pusing, dan pandangan akan berkunang-kunang. Jika dibiarkan, kamu nantinya bisa pingsan. Jika hal tersebut terjadi, segera bawa ke rumah sakit terdekat. Penyakit ini bisa nyatanya menimpa siapapun. Maka dari itu, lebih berhati-hati saat berjalan di bawah terik matahari atau saat memasuki mobil yang terparkir di bawah terik matahari. Karena cuaca di dalam mobil bisa mencapai 40 derajat celcius.

7Demam Berdarah

Demam Berdarah adalah Penyakit Musim Kemarau yang terakhir kita bahas. Tentu kamu tahu, saat ancaman banjir hilang datanglah serbuan nyamuk. Di antara nyamuk tersebut, ada jenis nyamuk jahat yang memang membawa virus demam berdarah. Kamu harus lebih waspada terhadap kemunculan jentik-jentik nyamuk di dalam bak mandi.

Bukan hanya bak mandi, ember yang berada di kamar mandi pun harus kamu perhatikan. Lalu jika kamu mempunyai akuarium kosong, atau jug genangan air di sekitar rumah. Jangan lupa untuk menguras secara rutin tempat penampungan air, dan semua yang biasa mengandung air di rumahmu.

Karena penyakit Demam Berdarah bisa menyerang kapan saja, bukan hanya di musim hujan. Maka dari itu, penyakit yang satu ini masuk dalam daftar Penyakit Musim Kemarau. Nah, lebih baik mencegah bukan daripada mengobati?

Itulah beberapa Penyakit Musim Kemarau yang memang selalu menyerang dengan ganasnya pada musim kemarau ini. Tidak ada salahnya bukan mengetahui berbagai penyakit tersebut. Agar ke depannya kita lebih berhati-hati lagi dalam memilih atau memakan sesuatu. Terlebih dengan pola hidup kita yang harus diperbaiki.