Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas
Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

Kosongan – Seharusnya, selain menghibur seharusnya acara televisi itu wajib berkualitas dan tentunya mendidik—atau setidaknya tidak membuat bodoh publik. Sayangnya, demi rating dan perhatian banyak penonton terkadang beberapa stasiun televisi tidak memedulikan hal itu. Mereka kerap kali menjual sensasi dan semacamnya demi menarik perhatian penonton.

Hasilnya bisa dibilang akan tidak mengejutkan bagi sobat kosongan yang selama ini mengeluhkan kualitas tayangan televisi Indonesia. Sobat kosongan bisa menemukan berbagai tayangan populer, yang sebenarnya mengandung sensasi dan hal kurang mendidik lain di dalamnya.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini kami sajikan beberapa tayangan televisi yang dianggap kurang berkualitas dan membodohi publik. Berikut daftarnya:

Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

6Emak Ijah Pengen ke Mekah

Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

Rasanya tidak aneh melihat sinetron yang pernah tayang di SCTV dan diproduksi Amanah Surga Production ini masuk ke jajaran sinetron yang kurang berkualitas. Emak Ijah Pengen ke Mekah awalnya bercerita mengenai seorang janda tua penjual gado-gado yang sama seperti muslim lain, ingin pergi ke Mekah.

Namun semakin ke sini, sinetron ini sudah lari dari ide awalnya. Alih-alih menceritakan perjuangan Emak Ijah, sinetron ini malah asyik bercerita mengenai kebodohan para karakter yang sebenarnya merupakan karakter sampingan.

5Sinema Pintu Tobat

Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

Sinema Pintu Tobat yang tayang di Indonesia ini juga termasuk dalam jajaran tayangan kurang berkualitas yang pernah tayang di stasiun televisi Indonesia. Tayang di Indosiar hingga kini, sinetron ini bercerita mengenai sebab-akibat dari perbuatan jahat manusia. Yang jadi masalah di sini bukanlah idenya, melainkan bagaimana eksekusinya.

Untuk menonton Sinema Pintu Tobat, sobat kosongan harus mengabaikan logika yang sobat kosongan punya. Tidak hanya itu, tayangan ini pernah jadi bahan tertawaan warganet berkat judul-judulnya yang luar biasa menyebalkan. Sadar menjadi bahan tertawaan, bukannya berbenah tim produksi di balik sinetron ini malah mengadakan semacam sayembara.

KPI pernah menuliskan, tayangan ini tidak mampu membentuk watak, identitas dan jatidiri bangsa Indonesia yang bertakwa dan beriman.

47 Manusia Harimau

Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

Rasanya sobat kosongan tidak akan kaget melihat sinetron yang pernah tayang di RCTI dan diproduksi Sinemart ini ada dalam daftar ini. Tanpa mengurangi rasa hormat pada Motinggo Boesje selaku penulis novel Tujuh Manusia Harimau yang menjadi dasar sinetron ini, salah satu aspek terburuk dalam sinetron ini adalah muatan mistik, horor dan supranatural di dalamnya.

Tidak heran, KPI pernah menganugerahkan 7 Manusia Harimau sebagai sinetron terburuk pada 2015 lalu dengan raihan indeks 2,20 dari 5.

3Pesbukers

Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

Ah, tayangan televisi yang melegenda karena sudah berkali-kali ditegur oleh KPI. Pesbukers yang awalnya bernama Pesta Buka Bareng Selebritis ini merupakan variety show menyambut buka puasa yang tayang di Antv selama Ramadhan 2011 lalu. Namun berkat kepopulerannya, acara ini terus berlanjut bahkan hingga hari ini.

Pesbukers sempat mendapat teguran dari KPI, karena acara itu kerap kali menayangkan makian atau kata kasar. Tanpa mengurangi rasa hormat pada Almarhum Olga Syahputra yang pernah mengisi acara ini, tayangan yang isinya mencela satu sama lain ini memang membuat kesal.

2Dangdut Academy

Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

D’Academy atau Dangdut Academy (disingkat DA) variety show musik sekaligus acara pencarian bakat yang tayang di Indosiar sejak 2014 lalu. Meskipun dianggap sebagai acara pencarian bakat penyanyi dangdut terbesar yang tayang di Indonesia, acara yang satu ini malah menjadi langganan teguran KPI.

Beberapa yang populer adalah cerita ketika ada adegan seorang wanita berteriak “setan lo” kepada seorang pria dan cerita ketika ada adegan juri Dewi Persik yang mengucap makian kasar pada juri Nassar karena berbeda pendapat saat acara berlangsung secara live.

Meskipun dianggap terlalu banyak gimmick dan drama sungguhan, namun harus diakui acara ini sukses membuat musik dangdut yang sempat mati suri hidup kembali. Bahkan ada beberapa stasiun televisi yang kembali menayangkan acara serupa.

1Yuk Keep Smile

Bukan Rahasia Lagi, Ini Beberapa Tayangan yang Pernah ada di Televisi Indonesia yang Kurang Berkualitas

Sama seperti Pesbukers, Yuk Keep Smile awalnya merupakan sebuah variety show berjudul Yuk Kita Sahur yang tayang untuk menyambut sahur selama Ramadhan 2014. Acara yang sempat booming pada masanya ini juga langganan teguran KPI. Mulai karena banyaknya cacian dan hinaan, sampai karena dianggap terlalu hura-hura—tidak mendidik publik.

Puncaknya, pada satu episode seorang pengisi acara dihipnotis untuk menyebut nama almarhum Benyamin Sueb ketika melihat seekor anjing. Setiap kali melihat anjing maka pengisi acara tersebut akan menyebutkan nama Benyamin Sueb. Hal ini oleh sebagian kalangan dianggap melecehkan Benyamin Sueb dan berbuntut pada dihentikannya tayangan

Itulah tadi daftar beberapa tayangan televisi Indonesia yang dianggap kurang berkualitas dan membodohi publik. Di antara mereka bahkan ada yang hanya menjual sensasi demi mendapat rating tinggi. Semoga kedepannya acara-acara seperti semakin berkurang kedepannya… semoga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.