5 Alokasi Uang THR yang Perlu Diperhatikan Agar Tidak Habis Tanpa Tahu Kemana Dibelanjakan

5 Alokasi Uang THR yang Perlu Diperhatikan Agar Tidak Habis Tanpa Tahu Kemana Dibelanjakan
5 Alokasi Uang THR yang Perlu Diperhatikan Agar Tidak Habis Tanpa Tahu Kemana Dibelanjakan

Kosongan – Bulan Ramadhan sebentar lagi akan berakhir. Untuk para karyawan kantor dan pegawai lainnya salah satu momen yang paling ditunggu menjelang berakhirnya Ramadhan dan menyambut Idol Fitri adalah pembagian Tunjangan Hari Raya atau THR.

Paling lambat 9-10 Juni 2018 atau sekitar seminggu sebelum hari raya Idul Fitri, semua karyawan dan pegawai akan menerima tunjangan hari raya dari instansi tempat mereka bekerja. Berdasarkan surat edaran Kementerian Ketengarakerjaan, seminggu sebelum hari raya Idul Fitri itu adalah batas akhir uang tunjangan hari raya disalurkan kepada para karyawan.

Tunjangan hari raya atau THR ini bisa dianggap sebagai gaji ke-13 dan bonus yang diterima oleh karyawan. Meski merupakan penghasilan tambahan, sobat kosongan tetap perlu memanfaatkan uang THR yang diperoleh dengan bijak agar tidak menyebabkan penyesalan pada diri sobat kosongan di kemudian hari.

Terang saja, kebutuhan dalam menyambut lebaran Idul Fitri di Indonesia ini sangat amat besar. Tanpa perencanaan yang baik, sebanyak apapun uang THR yang sobat kosongan terima, bisa saja akan habis tidak tersisa.

Apakah sobat kosongan telah memiliki rencana untuk apa menggunakan uang THR tahun ini? Berikut ini rekomendasi 5 alokasi dana THR yang perlu sobat kosongan sisihkan agar uangnya tidak habis tanpa tahu kemana saja dibelanjakan.

5 Alokasi Uang THR yang Perlu Diperhatikan Agar Tidak Habis Tanpa Tahu Kemana Dibelanjakan

Alokasikan untuk tabungan

Seperti gaji yang sobat kosongan terima tiap bulannya, uang THR pun perlu disisihkan sebagian untuk tabungan. Cukup sisihkan 10% hingga 20% bagian dari uang THR yang perlu dimasukkan ke dalam rekening tabungan. Menyisihkan dana untuk tabungan begitu sobat kosongan menerima THR agar sobat kosongan tidak tergoda menggunakannya untuk keperluan lain, bahkan misalnya untuk keperluan sehari-hari.

Membayar zakat fitrah serta keperluan seperti pakaian baru dan perlengkapan ibadah baru

Setelah sobat kosongan menyisihkan uang THR untuk tabungan, berikut jangan lupakan untuk membayar zakat fitrah. Bahkan sobat kosongan harus memprioritaskan uang untuk membayar zakat fitrah, jika sobat kosongan mengetahui besaran dana THR yang sobat kosongan terima tidak begitu besar. Sebab membayar zakat fitrah wajib hukumnya dibayarkan oleh seorang muslim, paling lambat sebelum hari raya Idul Fitri.

Bayar zakat fitrah sobat kosongan mengikuti ketentuan dari Badan Amil Zakat tempat sobat kosongan berzakat. Diperkirakan pada lebaran Idul Fitrah tahun ini, besaran zakat fitrah sekitar sama dengan uang Rp. 40.000,- per orang. Jumlah ini berlaku bagi setiap orang, baik orang tua, orang muda hingga bayi yang baru lahir.

Sedangkan untuk keperluan pakaian baru dan perlengkapan ibadah baru, disarankan cukup mengalokasikan dana sekitar 10% hingga maksimal 20% dari uang THR.

Jika sobat kosongan ingin membeli perlengkapan ibadah dan terutama pakaian baru, sebaiknya sobat kosongan membelinya jauh-jauh hari sebelum Lebaran agar harganya tidak naik tinggi dan sobat kosongan pun tidak akan terkena antrian sesak di pusat perbelanjaan.

Jamuan lebaran dan mudik

Berbelanja jamuan merupakan kebutuhan yang ada saat hari lebaran tiba. Jamuan baik berupa makanan berat maupun makanan ringan tentu akan menambah suka cita semua anggota keluarga dan tamu yang datang di hari tersebut. Karenanya, sobat kosongan perlu menyiapkan segala keperluan jamuan itu menjelang lebaran.

Dalam berbelanja jamuan lebaran seperti kue kering dan lauk pauk makan untuk menyambut lebaran, sobat kosongan bisa menggunakan uang THR. Gunakan uang THR dengan bijak, sebelumnya hitung berbagai kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk jamuan, dan hindarilah berbelanja sesuatu yang tidak perlu dan terasa berlebihan.

Sedangkan untuk kebutuhan mudik, seperti tiket perjalanan, bensin, atau persiapan lainnya, ada baiknya sobat kosongan tidak mengalokasikannya dari dana THR, melainkan dari dana yang sudah sobat kosongan alokasikan sejak beberapa bulan sebelum Ramadhan.

Mengalokasikan THR bagi Pekerja di Rumah dan salam tempel

Biasanya alokasi untuk seluruh kebutuhan ini bisa mencapai 50%-60% dari seluruh THR yang sobat kosongan terima. Sebaiknya, ketika menerima THR, sobat kosongan langsung memasukkan sebagiannya ke dalam beberapa amplop terpisah untuk pekerja di rumah dan salam tempel untuk anak-anak yang akan berkunjung. Dengan begitu sobat kosongan sudah memiliki alokasi angpao THR yang sudah pasti sehingga sobat kosongan tidak menambah dana secara mendadak.

Sisa dana THR untuk melunasi utang

Jika sobat kosongan masih mempunyai utang yang harus segera dibayar, usahakan alokasikan dana THR yang tersissa untuk membayar cicilan utang. Seperti misalnya, membayar tagihan kartu kredit dan semacamnya. Tentu karena sobat kosongan juga ingin agar perayaan lebaran sobat kosongan, tidak diganggu dengan pikiran utang yang belum dibayar.

Jika sobat kosongan tidak memiliki utang yang harus segera dibayar, lebih baik alokasikan dananya untuk ditabung. Dengan begitu, sobat kosongan bisa berjaga-jaga seandainya ada kebutuhan mendadak yang tidak bisa ditutupi dengan uang dari gaji bulanan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.