11 Fakta Menarik Bunga Edelweis, si Bunga Abadi yang Tidak Boleh Dipetik!

11 Fakta Menarik Bunga Edelweis, si Bunga Abadi yang Tidak Boleh Dipetik!
11 Fakta Menarik Bunga Edelweis, si Bunga Abadi yang Tidak Boleh Dipetik!

Bunga edelweis, tentu saja sering kali jadi daya tarik unik tersendiri, khususnya bagi orang- orang yang gemar mendaki gunung- gunung di Indonesia. Bunga edelweis di Indonesia sendiri memang memiliki bentuk dan rupa berbeda dengan bunga edelweis yang beredar di dataran Eropa. Oleh karena itu, beberapa Fakta Menarik Bunga Edelweis yang ada di Indonesia ini sangat wajib sekali untuk diketahui banyak orang.

Bunga ini sendiri memang merupakan tumbuhan jenis edemik yang khusus tumbuh di daerah pegunungan atau dataran tinggi. Beberapa gunung yang sudah terkenal dengan bunga edelweis ini cukup banyak, namun yang paling terkenal antara lain; Gunung Gede, dataran Gunung Rinjani, atau Gunung Merbabu. Fakta Menarik Bunga Edelweis merupakan fakta yang seringkali di abaikan oleh para pendaki, jadi tak ayal tidak sedikit pendaki yang seringkali memetik bunga ini sembarangan.

11 Fakta Menarik Bunga Edelweis yang Wajib Kamu Ketahui!

Hanya Bisa Tumbuh di Tempat yang Sangat Tinggi

Fakta Menarik Bunga Edelweis yang pertama, bahwa Bunga edelweis sendiri biasanya tumbuh di tempat cukup tinggi, rata- rata dengan ketinggian sekitar 2000 mpdl, atau lebih tinggi ke atas. Hal itu dipengaruhi juga dengan suhu udara serta kelembapan yang ada pada ketinggian tersebut. Oleh karena itu, bila anda bertempat tinggal di daerah panas seperti kota besar, hanya akan membuat bunga ini layu dan mati. Bunga edelweis sendiri memang harus terus berada di ketinggian yang cukup, dengan suhu yang dingin.

1Uniknya Bunga Edelweis Khas Indonesia

Uniknya Bunga Edelweis Khas Indonesia
Uniknya Bunga Edelweis Khas Indonesia

Tidak jarang bunga edelweis ini, menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi para pendaki atau wisatawan- wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin menikmati keseruan mendaki gunung. Terkenal dengan keindahannya dan bunga ini cukup kuat serta tidak mudah layu, edelweis sendiri diambil, karena menyandang julukan sebagai yang bunga abadi. Tetapi sayangnya julukan atau sebutan ini sangat berbanding terbalik dengan kondisi memprihatinkan yang ada saat ini.

2Mekar di Musim Tertentu

Mekar di Musim Tertentu
Mekar di Musim Tertentu

Bunga Edelwis ini memiliki kelopak bunga berwarna putih bersih dan ciri- ciri umum yang dimiliki dari bunga ini terlihat dari kelopak bunga yang berwarna putih dan juga biasanya kadang mekar pada bulan Apri sampai Agustus, atau musim kemarau. Tangkai pohon edelweis sendiri berbunga sempurna saat musim hujan telah berakhir. Karena bunga ini memang butuh sumber pancaran matahari yang datang secara intensif. Direkomendasikan untuk datang saat april hingga september.

3Alasan Bunga Edelweis Dijuluki Bunga Abadi

Alasan Bunga Edelweis Dijuluki Bunga Abadi
Alasan Bunga Edelweis Dijuluki Bunga Abadi

Karena tidak sedikit orang yang berkeinginan memetik edelweis tanpa mempertanggungjawabkan hasilnya, memang tidak ada salahnya bila membawanya sebagai ‘oleh-oleh’. Namun semakin tahun semakin memprihatinkan, karena banyak pengujung yang hanya ingin mengabadikan momen untuk feeds media sosial saja, sudah itu dibuang begitu saja. Hal ini tentu saja membuat bunga edelweis terancam punah.

Bunga edelwis ni cukup sensitif. Tetapi bila anda merawat bunga ini dengan baik, menempatkannya dengan suhu ruangan yang cukup baik, maka bunga ini akan menjadi bunga yang kuat. Hal itu disebabkan karena di dalam gen atau kandungan bunga edelweis terkandung beberapa hormon yang bisa mencegah kelopak bunga dari kerontokan.

Gen itu terdapat pada kelopak bunga yaitu hormon etilen. Menurut penelitian bunga edelweis ini dapat mekar sampai 10 tahun lamanya. Sebutan bunga abadi yang diberikan ini menjadi daya tarik tersendiri. Oleh karena itu tidak jarang orang yang penasaran dengan bunga edelwis ini.

4Ternyata, Bunga Edelweis Dibudidayakan di Dataran Dieng

Ternyata, Bunga Edelweis Dibudidayakan di Dataran Dieng
Ternyata, Bunga Edelweis Dibudidayakan di Dataran Dieng

Lalu, Fakta Menarik Bunga Edelweis yang selanjutnya, pada beberapa tahun kebelakang, ternyata bunga edelweis mampu dibudidayakan oleh beberapa petani bunga, dan tentunya bisa dilakukan siapapun yang bertempat tinggal di daerah yang dingin, atau terutama di daerah dataran tinggi. Beberapa petani bungan memang tersebar di pelosok daerah Indonesia, Contohnya berada di dataran tinggi gunung Dieng.

Anda sebenarnya bisa menemukan dan juga membeli bunga edelweis yang dibudidayakan oleh beberapa para petani. Biasanya bunga ini dibudidayakan dengan cara menanam beberapa bibit anakan yang tumbuh dari biji bunga ini dan hal itu bisa dilihat tersebar di sekitar pohon induknya. Lalu prosesnya dapat ditanam di media tanah liat yang memiliki kadar berkapur atau juga berpasir dengan pH (keasaman tanah) sekitar 4- 7.

Pada wisata derah tinggi, seperti di dieng, bunga edelweis yang diperjualbelikan adalah hasil budidaya petani edelweis. Warna yang beraneka ragam selain warna putih kecoklatan adalah hasil pewarnaan buatan. Bunga hasil dari pembudidayaan  memang akan telihat sedikit lebih gemuk dan tentu subur, bila dibandingkan dengan edelweis di alam bebas.

5Bunga Edelweis Dilarang Keras di Petik

Sejatinya sudah banyak yang paham bahwa mencabut dan membawa edelweis turun dari gunung adalah tindakan yang tidak diperbolehkan. Dan setiap tempat pendakian telah memasang aturan untuk mengimbau agar para pendaki tidak memetik edelweis, namun masih banyak yang tak menghiraukan. Selain melanggar kode etik pendakian gunung, mencabut edelweis pun bisa terancam hukuman sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem pasal 33 ayat 1.

6Pernah Dijadikan Gambar Perangko

Bunga edelweis yang tersebar di beberapa dataran tinggi Eropa kerap dijadikan simbol dan lambang, seperti simbol di koin dan logo sebuah lembaga. Di Indonesia sendiri, bunga edelweis Jawa pernah dijadikan gambar pada perangko oleh Pos Indonesia di tahun 2003.

7Tempat Terbaik Untuk Menikmati Keindahan Bunga Edelweis

Didaerah Gunung Papandayan ternyata disinyalir sebagai tempat yang cukup baik untuk melihat bunga edelweis mekar. Di tempat ini terdapat sekitar 32 hektar dan bisa dikatakan hampir di seluruh area ini, anda bisa menikmati keindahan bunga ini. Karena disini anda akan melihat bunga edelweis yang tumbuh mekar secara alami. Lalu ada pula Alun- alun Suryakencana dan juga Lembah Mandalawangi yang terletak di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Didaerah ini pula, kita bisa melihat hamparan bunga edelweis yang luas.

8Awal Ditemukan Bunga Edelweis Oleh Orang Jerman

Bila melihat kilas sejarah, bunga edelweis ini pertama kali ditemukan oleh seorang naturalis asal Jerman yang bernama Georg Carl Reinwardt. Georg menemukan bunga ini pada tahun 1819 silam letaknya di daerah Indonesia, tepatnya di lereng Gunung Gede. Lalu Georg dan kawan- kawannya melakukan penelitian. Saat itu di komandoi oleh botanis asal Jerman lainnya yang bernama Carl Heinrich Schutz.

9Bunga Edelweis Pernah Dijadikan Lagu

Beberapa waktu silam, bunga ini memberikan inspirasi oleh sutradara mancanegara. Bunga ini menjadi sebuah tema dan dinyanyikan pada film The Sound of Music di tahun 1965 silam.

10Perbedaan Bunga Edelweis Asal Indonesia dan Negara Lain

Bunga Edelweis yang tumbuh di luar negeri dan yang tumbuh versi negara maritim Indonesia, ternyata memiliki perbedaan yang sangat tipis. Didataran eropa atau luar negeri, sebutan bunga abadi di tujukan kepada bunga Leontopodium Alpinum yang juga disebut sebagai salah satu jenis edelweis. Sedangkan edelweis yang ada di Indonesia mempunyai nama ilmiah Anaphalis Javanica.

11Dijadikan Bunga Nasional Khas Austria

Keindahan bunga ini, sampai dijadikan bunga nasional dari negara Austria. Namun karena Austria adalah negara benua Eropa, maka bunga edelweis yang dimaksud yaitu bunga dengan nama ilmiah Leontopodium Alpinum.

Itulah beberapa Fakta Menarik Bunga Edelweis yang sangat wajib diketahui. Terlebih untuk para pendaki pemula. Jangan lupa untuk menikmati keindahan bunga edelweis, langsung saja datang ke beberapa gunung yang ditumbuhi oleh bunga abadi ini. Setelah itu, abadikanlah dengan kamera, keindahan bunga ini.