10 Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran

10 Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran
10 Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran

Masa remaja adalah masa peralihan dari usia anak-anak ke usia dewasa. Di usia inilah para remaja ingin mencari jati dirinya. Ingin seperti apa sih nanti pada saat aku dewasa nanti? Kira-kira seperti itu pemikirannya. Maka dar itu, banyak remaja mencoba sesuatu yang baru, sesuatu yang dianggapnya keren dan kekinian. Salah satu sesuatu yang membuatnya penasaran adalah merasakan jatuh cinta terhadap lawan jenis.

Kenakalan anak zaman sekarang memang mengkhawatirkan. Efek negatif tampak lebih banyak dibandingkan efek positifnya. Sebagai orang tua tentu tidak ingin anak Anda terjerumus ke dalam pergaulan yang salah, termasuk dalam hal pacaran. Apalagi melihat berita-berita dan juga info yang beredar tentang pacaran pada remaja. Banyak orang tua yang akhirnya menyuruh si anak agar tidak boleh pacaran dan lebih baik fokus pada sekolahnya. Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang akan Kami bahas ini, berpacu pada pokok permasalahan di atas.

10 Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran Untuk Remaja Puber

Tapi pada kenyataannya, tidak semua anak akan patuh dengan nasehat orang tua. Banyak dari mereka yang membangkang dan tetap ingin berpacaran. Jika sudah seperti itu, cobalah Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang bisa Anda coba dan terapkan berikut ini.

1Berikan Pemahaman Mengenai Makna Pacaran

Berikan Pemahaman Mengenai Makna Pacaran

Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang sangat penting untuk diberitahukan kepada anak adalah masalah ini. Jika anak mulai ingin tahu apa pacaran itu, anak biasanya akan lebih banyak bertanya kepada teman-teman sebayanya atau mencari tahu lewat internet. Di sinilah peran Anda sebagai orang tua sangat dibutuhkan dalam mendidik anak. Ajaklah anak Anda untuk berdiskusi ringan mengenai makna pacaran.

Lalu jelaskan apa itu pacaran kepada anak anda, bagaimana resiko-resikonya dan lain sebagainya. Dan yang paling terpenting, Anda diharuskan menjelaskan dengan ringan kepada anak, bahwa dalam Islam pacaran itu dilarang, karena dikhawatirkan akan mendekati zina. Pemahaman Anda tentang Agama sangat penting untuk mendidik Anak.

2Ajak Dialog Dengan Anak

Kemudian, Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang ketiga, Anda bisa mencoba mengajak dialog ringan dengan anak. Harus Anda ingat, seperti pada Tips sebelumnya Anda tidak boleh langsung katakan “tidak boleh”. Diskusikan dengan baik bersama anak kenapa dia ingin berpacaran? Lalu tanyakan atas dasar apa dia ingin berpacaran?

Pada bagian dialog ini, ubahlah sedikit sudut pandang Anda juga. Sebagai orang tua, Anda juga harus bisa posisikan diri sebagai teman tempat anak berkeluh kesah, sehingga si anak akan lebih terbuka dalam menjelaskan alsannya.

3Jangan Langsung “menyerang” Si Anak

Jangan Langsung “menyerang” Si Anak

Nah, untuk Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang kedua, harus Anda ketahui ketika anak mulai beranjak remaja dan mulai ingin berpacaran, jangan sampai Anda langsung tiba-tiba menggertak anak. Hal tersebut dapat membuat si anak semakin takut dan tidak mau lagi mendengarkan ucapan Anda. Jika Anda terpancing emosi, cobalah untuk lebih sabar lagi dalam meredam emosiSetelah emosi Anda reda, barulah Anda bicarakan kembali permasalahan tentang pacaran tadi dengan si anak.

4Ceritakan Masa Lalu Anda Pada Anak

Seperti halnya pada Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaranyang sebelumnya, Anda harus bisa memosisikan Anda sebagai teman. Salah satu cara pendekatan yang paling efektif adalah, Anda bisa menceritakan masa lalu Anda pertama kali bertemu dengan pasangan Anda, yang akhirnya menjadi ayah/ibu si anak.

Dengan cara ini bisa dijadikan pembelajaran untuk si anak. Bahkan jika dulu Anda pun tidak pernah berpacaran, katakanlah langsung menikah dan Anda menceritakan hal tersebut kepada anak Anda, cerita tersebut dapat menginspirasinya untuk membentuk cerita yang sama dengan sosok idaman pasangan yang baik anak nantinya. Sehingga si anak pun enggan untuk berpacaran.

5Fokuskan Anak Kepada Hobi-Hobi Yang Positif

Memfokuskan anak kepada hobinya adalah salah satu Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang sangat mungkin untuk dilakukan. Dengan mendukung hobi yang disukai si anak, tentu saja fokusnya akan lebih teralihkan kepada hobinya tersebut. Dengan mengalihkan perhatiannya kepada hobinya tersebut, si anak tidak akan punya waktu untuk memikirkan pacaran. Karena jika anak sudah menyukai hobinya, pada umumnya si anak akan terus menyenangi hobinya bahkan ia jadikan sebagai cita-citanya.

6Pendekatan Menggunakan Metode Agama

Pendekatan Menggunakan Metode Agama

Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang pertama, sudah menjadi pokok utama dalam mendidik anak. Sejak dini, memang seharusnya Anda tanamkan nilai-nilai Agama dalam kehidupannya. Oleh karena itu, ceritakanlah kepada anak tentang konsep pacaran di dalam Agama Islam. Sampaikan dengan ringan namun intinya dapat.

Contohnya, ceritakan saja bagaimana tentang pacaran dalam sudut pandang Islam, tentang pendekatan lawan jenis di dalam Islam, dan lain sebagainya. Jika anak masih susah untuk di nasehati, lebih baik Anda tidak memaksakannya, dan ada baiknya anak diajarkan untuk rutin Mengaji setiap harinya.

7Berikan Risiko-Risiko Jika Berpacaran

Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang satu ini mengharuskan Anda memberitahukan resik-resiko jika berpacaran. Oleh sebab itu, Anda bisa berikan kepadanya risiko-risiko negatif dalam berpacaran. Contohnya, rentan terjadinya kejadian hamil di luar nikah, terkena penyakit HIV, penyakit kelamin, dan lain sebagainya. Seperti contohnya juga sering muncul berita di tv akibat dari negatifnya bercaran, dari kasus aborsi sampai pembunuhan.

Berikan juga pemahaman yang ringan agar mudah dicerna anak, tentang cara menghindari berbahayanya pergaulan bebas dan tegasan kepada anak Anda untuk raihlah dulu prestasinya di dalam sekolah, daripada berpacaran yang tidak ada untungnya. Fokuskanlah anak Anda untuk meraih prestasi terbaik di sekolahnya, dan selalu mendukung aktivitas akademiknya.

8Berikan Pendidikan Seks Pada Anak

Berikan Pendidikan Seks Pada Anak
Berikan Pendidikan Seks Pada Anak

Jika selama ini orang tua enggan untuk memberikan pendidikan seks pada anak, karena di Indonesia pendidikan sendiri masih tabu. Namun anehnya, sudah banyak muda-mudi yang bebas melakukan seks bebas, sungguh mengkahwatirkan bukan? Pendidikan seks sebisa mungkin diketahui anak sejak dini. Tujuan pendidikan seks sendiri tidak lain untuk memberikan informasi tentang seksualitas manusia, sehingga anak tahu dengan pasti fungsi alat kelaminnya sendiri.

Dengan adanya pendidikan seks, anak pun bisa tahu bagian tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh orang lain, dan anak bisa tahu dan faham jika seluruh anggota tubuh yang ia miliki harus sebaik-baiknya ia jaga, dan tahu batasan-batasan tentang sosialisasi terhadap lawan jenis. Hal ini sangat penting untuk Anda terapkan sejak dini.

9Tantanglah Untuk Langsung Menikah

Jika anak sudah mulai membangkang dan tidak mau lagi mendengarkan kata-kata Anda. Dengan Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang selanjutnya adalah, dengan menantangnya untuk langsung saja menikah tanpa harus pacaran. Karena pada umumnya anak-anak yang masih remaja berpacaran hanya ingin mencari senang-senang saja.

Namun dalam Islam, jika seorang anak sudah baligh dibolehkan untuk menikah. Jadi, kalau memang anak Anda kekeuh ingin berpacaran, lebih baik katakan saja untuk langsung  Anda dinikahkan. Nah, disini anak akan berfikir dua kali, karena disisi lain ia masih sekolah dan tidak mungkin untuk menikah, jadi bisa saja anak Anda memutuskan untuk bersekolah lebih dulu dibanding berpacaran.

10Berdoa Kepada Allah

Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang terakhir adalah dengan cara berdoa. Cara ini adalah cara yang paling ampuh dan efektif. Karena Allah Subhanahu Wa TA’ala dapat menggerakan hati manusia dan membolak-balikkan hati manusia. Karenanya saat Anda beribadah, mintalah doa kepada Allah agar anak Anda terhindar dari bahaya berpacaran yang memang belum waktunya.

Itulah 10 Tips Menasehati Anak Agar Tidak Pacaran yang bisa oleh jadi referensi Anda dalam menasehati anak Anda yang mulai puber, dan ingin mencoba-coba pacaran. Memang pada realitanya pacaran adalah hal yang biasa, karena kurangnya pendidikan Agama tentang dilarangnya pacaran dalam Islam. Jadi, Anda mau menjadi orang tua yang membiarkan anak anda berpacaran, atau menjadi orang tua yang senantiasa menjaga anak anda agar tidak disentuh oleh orang yang belum tentu jodohnya? Semua tergantung pada anda.