10 Hal Yang Akan Kamu Rasakan Saat Usia 20-an

1.usia20

Kosongan – Setiap kehidupan manusia memiliki fase yang hampir sama. Mulai bahagianya menjadi anak-anak, masa remaja yang labil, hingga harus mandiri saat usia 20-an. Kehidupan selalu bersifat dinamis dan hal tersebut yang akan menentukan akan menjadi apa orang seperti apakah dirimu. Berikut sepuluh hal yang akan kamu rasakan saat mengijak usia 20-an.

10 Hal Yang Akan Kamu Rasakan Saat Usia 20-an

1Sibuk mengerjakan skripsi.

Jika kamu mahasiswa yang memulai pendidikan tepat waktu, di usia 20, biasanya kamu sudah menjadi mahasiswa tingkat akhir yang sibuk dengan skripsi. Skripsi adalah salah satu tugas akhir yang paling kompleks dan menjadi kunci bagi kelulusan kamu dari bangku kuliah.

Kamu akan merasakan yang namanya begadang dan harus sabar menghadapi dosen pembimbing yang susah ditemui. Kamu mulai tidak memperhatikan jam makan hingga tampilanmu saat sedang pergi ke kampus.

2Bangga setelah lulus kuliah.

Setelah mendedikasikan semua keringatmu untuk mengerjakan skripsi dan menhadapi sidang skripsi yang mendebarkan, akhirnya kamu lulus. Setelah hampir setengah tahun mengerjakan skripsi akhirnya kamu akan memiliki beberapa bulan super santai yang hanya dipenuhi dengan rasa lega.

Kamu mulai sibuk mencari baju untuk kelulusan atau bahkan menjadi panitia pesta kelulusan dengan teman-teman satu fakultas. Hingga tiba harinya kamu akan menjalani upacara kelulusan dengan toga dan menerima ijazahmu.

Momen-momen ini kan menjadi masa paling membanggakan. Kamu akan sibuk posting sana sini dan melakukan beberapa sesi foto dengan keluarga dan teman.

3Terpuruk karena menganggur.

Kehidupan tidak selalu berada di atas, kamu juga akan merasakan keterpurkan. Sebagaian besar sarjana menganggur cukup lama sebelum akhirnya mendapatkan pekerjaan. Ini bis menjadi momen paling gak enak dalam hidup kamu.

Kamu akan merasa tidak berguna, kurang percaya diri, hingga depresi jika tidak cepat-cepat mencari langkah. Jangan merasa sendirian, karena banyak juga orang yang seperti kamu.

4Nervous setiap kali wawancara kerja dan menjadi pegawai baru.

Menjadi sumber daya manusia di masyarakat untuk pertama kalinya akan membuat kamu merasa kecil di dunia yang luas ini. Meski IPK kamu tinggi dan kamu berprestasi, kamu akan tetap mersakan gugup saat wawancara kerja dan masa-masa pertama kamu di kantor.

kehidupan di kantor juga berbeda seperti di sekolah maupun kampus, Kamu akan mulai menemukan yang namanya orang super mengesalkan dan hanya memiliki kepentingan. Berbeda dengan masa sekolah di mana semua teman terasa baik dan kalian hanya bersenag-senang.

5Semakin tertutup tentang kehidupan pribadi.

Semakin bertambahnya usia, kamu akan semakin dewasa dan tidak membutuhkan perhatian. Perhatian justru terkadang terasa mengganggu. Kamu akan mulai memliki rahasia yang kamu sembunyikan dari orang tua dan teman-temanmu.

Kamu juga semakin memabatasi curhat dengan banyak orang dan hanya bercerita seperlunya. Karena kepribadianmu sudah semakin terbentuk dan kamu juga memiiki pandangan sendiri. terkadang saran orang lain malah bertentangan dengan prinsipmu.

6Mulai bersikap realistis ketimbang idealis.

Saat kamu masih kecil hingga remaja, kamu mungkin memiliki impian yang indah. Mulai dari pekerjaan impian hingga rencana hidup yang ideal. Selama tahun-tahun pertama kamu mengijak usia 20-an, sekali lagi kamu akan memasuki fase pemberontakan terhadap kehidupan. Kamu tetap kukuh dengan sesuatu yang kamu sebutĀ passion.

Namun memiliki passion juga harus mawas diri. Ada beberapa orang yang cukup kuat untuk terus mengejar passion-nya, namun ada juga yang akhirnya lebih mengutamakan kebutuhan orang lain, misalnya keluarga. Di sini kamu mulai berdamai dengan pemikiran idealismu dengan realita.

7Satu-satu teman mulai jarang main bareng dan hanya beberapa yang tinggal.

Prioritasmu akan semakin mengerucut dan waktumu hanya akan kamu dedikasikan untuk pekerjaan. Begitu pula dengan teman-temanmu. Hal ini akan membuat kamu semakin jarang bertemu dengan teman-teman dan secara tidak sadar mereka akan menghilang begitu saja dalam hidupmu. Hanya teman-teman yang sungguh berati untukmu yang akan tetap bertahan.

Kamu maupun temanmu juga pasti tidak akan berada di tempat yang sama. Salah satu dari kalian akan mulai pindah ke kota lain hingga negara lain.

8Semakin dewasa dalam menjalin hubungan dengan orang yang disayangi.

Sudah bukan jamannya kamu main-main dalam berhubungan ketika sudah menginjak usia 20-an. Jika memang tidak bisa membagi waktu dan berkomitmen, mending kamu jangan pacaran dulu.

Kamu sudah dewasa dan tidak pantas main putus nyambung lagi, maupun gonta-ganti pacar. Kamu mungkin juga akan menyadari hal ini secara alami seiring melihat teman-teman kamu mulai menikah satu persatu.

9Kegalauan tentang masa depan.

Mulai masuk akhir 20-an tapi kamu masih merasa belum mencapai sesuatu. Kamu akan mulai galau tentang masa depanmu. Kamu memulai memikirkan karir, hubungan, keluarga masa depan hingga masa tua kamu. Kamu mulai sadar bahwa waktu terus berjalan dan kamu sedang menua.

Kamu akan semakin perhatian dengan kesehatanmu dan menjadi pekerja keras karena tekanan yang muncul dari dalam dirimu sendiri.

10Semakin fokus dengan apa yang ingin diraih dan berkontribusi untuk orang sekitar.

Semakin dewasa kamu akan semakin tenang dan tidak hanya memikirkan diri kamu sendiri seperti remaja yang haus perhatian. Kamu akan mulai memperhatikan pasangan maupun orang tuamu. Kamu juga semakin sadar bahwa kamu belum bisa memberikan apa-apa pada orang tua kamu. Beberapa orang di usia 20-an juga biasanya telah memiliki anak.

Hal ini akan membuat kamu bekerja lebih keras demi orang-orang di sekitarmu.